Sriwijaya FC Bidik Hamka Hamzah?

DIBIDIK SFC: Bek Arema Cronus Hamkah Hamzah. Foto/goal.com

Palembang – Berburu pemain nasional di bursa transfer sepakbola masih melonjak. Tidak ketinggalan, Sriwijaya FC kini dikabarkan tengah membidik pemain Arema Cronus Hamka Hamzah.

Pemain kelahiran Makassar 32 tahun yang lalu itu mulai didekati oleh manajemen Sriwijaya FC untuk diboyong menuju Bumi Sriwijaya, untuk memperkuat lini belakang. Dalam ariernya, Hamka memang pemain belakang yang cukup rajin mencetak gol. Tidak hanya saat main di Indonesia, tapi ketika membela PKNS Selangor selama satu musim 2014-2015 dia menyumbangkan lima gol. Saat memperkuat Persib adalah rekor terbanyak sebagai bek mampu mencetak 12 gol dalam satu musim pada 2008.

Sementara itu berdasarkan data di kompetisi Torabika Soccer Championsip (TSC) 2016, ia termasuk pemain belakang tersubur. Tercatat, ia telah membukukan sembilan gol selama kompetisi. Hal yang cukup sulit mengingat Hamka adalah pemain belakang, namun ia juga sering membantu menerobos pertahanan lawan dan mencetak angka selama permainan.

Bersama dua palang pintu skuad Wong Kito, Mauricio Maciel dan Fachrudin Aryanto, Hamka dinilai bisa membantu kedua pemain tersebut. Apalagi, Hamka memiliki tipe yang sama dengan dua punggawa tersebut, yakni specialist heading.

Sementara itu Manager SFC Nasrun Umar mengaku tidak ingin terburu-buru memberikan keputusan merekrut Hamka Hamzah. Hal ini lantaran bukan wewenangnya untuk mengumumkan hal tersebut. Keputusan secara resmi masih berada di tangan Presiden Klub Sriwijaya FC, Dodi Reza Alex. “Hamka Hamzah bagus dia layak bersama kita. Tapi kami (manajemen) memiliki penilaian dan hasil evaluasi musim ini. Tapi keputusan final untuk musim depan ada pada Presiden Club,” kata Nasrun.

Menurutnya, baru memberikan pengumuman pasti setelah Presiden mengevaluasi dan menetapkan dari berbagai pilihan rekrutmen pemain anyar yang disodorkan Nasrun. Setelah itu jajaran Direksi PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) melaunching skuad baru untuk menghadapi kompetisi resmi musim 2017. “Sebelumnya kita juga akan menggelar jumpa pers dengan teman teman wartawan lainnya. Apabila Presiden sibuk kita bisa lakukan seperti tahun kemarin menggunakan teleconference,” tukasnya. (korankito.com/resha)