Polsek SU I Amankan 50 Butir Ineks

INEKS: Tiga tersangka pengedar 50 butir ineks ditangkap Reskrim Polsek SU I, tadi siang. Foto/Denny

Palembang – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Seberang Ulu (SU) I, Palembang amankan 50 butir narkoba jenis ineks yang akan diedarkan di malam tahun baru.
Puluhan ineks itu disita dari tiga tersangka yang ditangkap  di Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, Sabtu (31/12) sekitar pukul 14.00.
 Ketiga tersangka tersebut yakni, Tri Saputra (30), Desi Rohani (25) dan Eka Maharani (40) bertindak sebagai kurir barang haram tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, tertangkapnya ketiga pelaku bermula saat anggota Reskrim Polsek SU I, Palembang melakukan penyamaran sebagai pembeli barang haram itu.
Lalu, petugas tersebut berjanjian dengan tersangka Eka di area parkir rumah makan padang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang.
Tak lama kemudian,  pelaku Eka mendatangi petugas tersebut dan mengambil uang sebesar Rp 4,5 juta sebagai tanda awal pembayaran barang haram tersebut.
Kemudian, pelaku Eka memberikan uang tersebut kepada tersangka Tri yang kebetulan sudah berada di lokasi penangkapan. Tak lama, pelaku Tri dan Desi pergi ke kawasan Talang Buruk, untuk mengambil 50 butir ineks.
Sejam kemudian, pelaku Tri dan Desi kembali lagi ke lokasi dengan membawa 50 butir pil ekstasi. Selanjutnya, barang tersebut diberikan kepada Eka dan kepada petugas yang sudah menunggu di dalam mobil.
Saat itulah, ketiga pelaku langaung digelandang ke Polsekta SU I, Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek SU I Palembang Kompol Khalid Zulkarnain mengatakan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari warga yang mengatakan jika ketiga tersangka sering bertransaksi narkoba dengan jumlah besar. “Lalu, anggota kita melakukan penyelidikan dan menangkap ketiganya dengan cara undecover buy. Ketiga pelaku merupakan kurir dari dan akan dikenakan pasal 112 UU 35 tahun 2009,” jelasnya.
Ia menyebutkan, diduga barang tersebut merupakan simpanan untuk diedarkan di malam tahun baru. “Kita masih terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya,” tambah Khalid.
Sementara tersangka Eka mengakui perbuatannya sudah menjadi kurir narkoba. Menurutnya, ia baru satu kali menjalankan aksinya tersebut.  “Baru satu kali ini pak, saya beli dengan harga sebutir Rp 190 ribu. Dia (Tri- red) memang sering main kerumah saya, tapi hanya sebatas main saja. Kalau transaksi narkoba baru satu kali ini,” jelasnya.  (korankito.com/denny)