Kemplang Pajak Rp2 Miliar, Pejabat Dispenda Palembang Tak Ditahan

GELAPKAN PAJAK: Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede menyampaikan keterangan terkait penggelapan pajak yang dilakukan seorang pejabat Dispenda Kota Palembang, Sabtu (31/12).

 

Palembang – Seorang pejabat Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Palembang berinisial E yang menjadi tersangka penggelapan pajak Rp2 miliar ditetapkan menjadi tahanan kota.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, penyelidikan kasus yang menjerat E sudah berlangsung sejak awal 2016.
“Pada 28 Desember 2016, kasus tersebut sudah P21,” ucapnya saat Anev akhir tahun di Mapolresta Palembang, Sabtu (31/12).
Marully menjelaskan,  modus yang digunakan E yakni menggunakan jabatan untuk menarik pajak tanpa disetorkan ke negara. “Tugasnya bukan sebagai penarik pajak. Tetapi dia menarik pajak dan memperkaya diri sendiri”ujarnya.
Meskipun telah ditetapkan tersangka, E kini dikenakan sebatas wajib lapor ke Polresta Palembang. “Karena tersangka kooperatif, setiap kali dipanggil dia selalu datang,” tutup Kasat. (korankito.com/denny)