Bisa Dipercaya

1154 Pejabat Pemprov Sumsel Dilantik

 

PELANTIKAN PEJABAT : Gubernur Sumsel H Alex Noerdin melantik 1.154 pejabat dilingkungan Pemprov Sumsel, Jumat (30/12). Foto/hms

 

Palembang – Sebanyak 1.154 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dilantik Gubernur Alex Noerdin di Griya Agung Palembang, Jumat (30/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3

Pelantikan ribuan pejabat tersebut sesuai amanat Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah dan Perda No 14 Tahun 2016 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah. Mereka terdiri dari pejabat eselon II sebanyak 41 orang, eselon III 285 orang dan IV 838 orang.

Dalam sambutan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyampaikan, pegawai Pemprov Sumsel yang dulu berjumlah 6.000 orang, sekarang hampir 16 ribu orang. Sebab itu Alex mengharapkan pejabat harus bisa diandalkan dan menjadi contoh bagi semua pegawai negeri sipil (PNS) di kabupaten/kota, sangat bersyukur PNS yang dilantik masih dipercaya memagang jabatan, besar dan kecilnya jabatan sama saja dalam mengelola Pemprov Sumsel. “Saudara-sudara adalah ujung tombak dari PNS di Pemprov Sumsel, kita sekarang menjadi yang terbaik dan sebagai percontohan untuk provinsi lain. Maka PNS-nya juga patut menjadi contoh provinsi lain,” ujarnya dalam acara yang juga dihadiri Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Joko Imam Sentosa itu.

Dikatakan Alex, ditengah kesulitan yang terjadi, Sumsel harus menjadi provinsi yang terus maju dan berkembang dalam  pembangunan infrastruktur guna menyongsong event besar Asian Games.

“Ini semua berkat Anda semua, saya tidak akan bisa menyelesaikan ini sendiri, kalau tidak didukung oleh kita semua, jadilah pejabat yang kompetent profesional menguasai bidang masing-masing,” beber orang nomor satu di Sumsel itu.

Alex menambahkan, sangat mengerti bagaimana suka dukanya menjadi PNS, bagi yang belum kebagian atau mendapat jabatan yang tidak sesuai bidanganya, ini merupakan keputusan atasan yang berwenang menilai kinerja pengurus. Maka jadilah pengurus yang mampu mengkoordinir tugas semua dengan sebaik-baiknya. “Selama karier saya, saya tidak pernah meminta jabatan. Kalau uang menjadi tujuan utama, karier akan terhambat dan kalau mau kaya jangan jadi PNS,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin. (korankito.com/Ria)