Bisa Dipercaya

Dua Jambret Diamuk Massa

Palembang – Nasib apes harus dialami dua sekawan yakni irawan (25) warga Sekojo dan Mulyadi (24) Warga Jl Bambang Utoyo Kecamatan IT ll Palembang, yang harus menjadi bulan-bulanan warga yang marah usai mereka terbukti melakukan aksi jambret terhadap korban bernama Handi Usman di Jl Bambang Utoyo Kecamatan IT ll Palembang tepatnya di depan Dexa Medica, Kamis (29/12) sekitar pukul 12.00.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat kedua tersangka hendak membeli alat-alat motor. Saat berpapasan dengan korban, keduanya pun melihat kalung korban dan tersangka Mulyadi yang membawa sepeda motor Honda Vario langsung memepet korban. Tersangka Irawan langsung menarik kalung korban.

Berita Sejenis

Baru Tiba di Palembang, Ponsel Dirampas Jambret

Butuh Uang Dua Sahabat Nekat Menjambret  

Usai Beraksi Jambret Didor Tim Tupai

1 daripada 21

Namun, korban saat itu mencoba melakukan perlawanan. Kedua motor pun terjatuh dan sempat terjadi perkelahian antara korban dan kedua pelaku.

Melihat kejadian tersebut, warga yang saat itu tengah ramai, langsung membantu korban dan mengamankan kedua pelaku. Beruntung, anggota Kapolsek IT ll Palembang yang saat itu tengah berpatroli langsung mendatangi lokasi kejadian dan menggiring kedua pelaku ke Mapolsek IT ll Palembang.

Dari kejadian tersebut, kedua pelaku harus menderita sejumlah luka akibat menjadi bulan-bulanan warga yang geram melihat aksi mereka.

Dihadapan petugas, tersangka Irawan mengaku jika dirinya bersama Mulyadi melakukan aksi jambret karena spontan saat berpapasan dengan korban. Dan tersangka mengaku jika uang hasil jambret tersebut nantinya digunakan untuk membeli keperluan sehari-hari.

“Waktu berpapasan dengan korban, kami spontan langsung menjambret, sebab kami berdua sedang tidak ada uang pak. Rencana uangnya buat beli kebutuhan sehari-hari,” ungkap tersangka.

Dari tangan kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor milik pelaku dan keduanya ditahan di Mapolsek IT ll Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, Kapolsek IT ll Palembang Kompol M Hadi Wijaya melalui Kanit Reskrim Ipda Yundri mengatakan, jika kedua tersangka sempat diamuk massa karena kesal dengan ulah kedua tersangka. Beruntung keduanya berhasil diamankan sehingga tidak terjadi hal-hal yang diinginkan.

“Kedua tersangka sudah kita amankan, dan saat ini tengah kita periksa. Korban juga sudah kita mintai keterangan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” pungkas Yundri. (korankito.com/kardo)