Bisa Dipercaya

Selisih Paham, Ditebas Parang

LAPOR POLISI – Muhammad Tommy (22) saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Palembang – Muhammad Tommy (22) mengalami luka setelah dibacok oleh AD (25), temannya sendiri, Selasa (27/12) sekitar pukul 10.00. Kejadian itu dilaporkan pemuda yang tinggal di Jalan Kemang, Lorong Aroni, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Tommy menuturkan, kejadian tersebut bermula saat dirinya sedang bekerja di toko bangunan Jalan Gub H A Bastari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. Kemudian bertemu dengan terlapor, lantas ia memanggil AD untuk mempertanyakan maksud terlapor berkata kepada orang-orang akan memandikan Tommy. Lalu, terjadilah selisih paham antara korban dan terlapor.
“Saya pergi dari sana, untuk memanggil teman saya Gun yang mendengar dia berkata ingin mandikan saya itu. Karena saat itu, dia bilang tidak pernah bicara hal-hal tersebut. Rencananya mau saya selesaikan secara baik-baik, dan musyawarah,” ucapnya.

Berita Sejenis

12 Terduga Teroris Diringkus di Sumsel

Petani Tewas Bersimbah Darah

Hanya Tuhan, Suami dan Dokter yang Tahu Jenis Kelamin Anak…

1 daripada 3.066

Saat hendak mencari temannya itu, korban berpapasan dengan AD di depan Lorong Harapan I, Kelurahan Silberanti, Kecamatan SU I, Palembang yang langsung mengeluarkan parang dari balik bajunya lalu menebaskannya ke arah Tommy.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, berdasarkan laporan korban selanjutnya pihaknya akan menyelidiki motif terlapor yang ingin membacok korban. “Korban sudah melaporkan kejadian yang menimpanya, selanjutnya akan segera kita selidiki, termasuk memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” katanya. (korankito.com/deny)