Bisa Dipercaya

Mau Jual Alat Las, Malah Diciduk Polisi

JUAL BARANG – Dayat (40), diamankan anggota Satuan Sabhara Polresta Palembang saat menjual barang curian. Foto/Deny

Palembang – Diduga hendak menjual barang curian di pasar Cinde, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang. Dayat (40), warga Desa Tanjung Rajo, Kabupaten Ogan Ilir (OI), diamankan anggota Satuan Sabhara Polresta Palembang, Selasa (27/12) sekitar pukul 12.00.

Kasat Sabhara Polresta Palembang Kompol Racmat Syawal Pakpahan mengatakan, pelaku ditangkap saat anggota Sabhara Polresta Palembang sedang melakukan patroli melihat ada warga yang ribut kehilangan alat-alat las.

Berita Sejenis
1 daripada 3.079

“Tidak lama berselang, ada orang yang menjual alat-alat las tersebut. Kami datangi, setelah dimintai keterangan ternyata tempat kejadian perkara (TKP) itu ada di daerah Tanjung Raja. Kita amankan di SPKT Polresta Palembang jangan sampai pelaku diamuk masa,” katanya.

Menurut Pakpahan, pihaknya sudah menghubungi Kanit Reskrim Polres OI untuk menjemput pelaku di Polresta Palembang. Diduga modus tersangka mengambil barang-barang tersebut, lantaran sakit hati dengan saudaranya karena tidak memberinya uang.

“Modusnya pelaku tidak dikasih uang oleh saudaranya, jadi setelah keluarganya itu pergi dia langsung mengambil barang-barang berupa tabung gas, dua unit selang las, palu, gergaji dan pahat. Kita sudah menelepon Kanit Reskrim Polres OI untuk menjemput pelaku guna penyelidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dayat membantah sudah mencuri barang milik kakak kandungnya itu. Menurutnya, alat-alat itu telah diberikan kepadanya untuk dijual lantaran saudaranya itu kesal kepadanya yang sering kali meminta uang.

“Dia itu kesal karena saya sering minta uang, jadi dia bilang jual saja barang-barang las itu, tetapi jangan pernah kembali lagi ke dusun. Jadi, saya bawa ke Pasar Cinde untuk dijual seharga Rp 400 ribu dengan menumpangi mobil travel,” jelasnya.

Namun, saat tiba di Pasar Cinde dirinya diamankan petugas Sabhara Polresta Palembang. “Katanya ada yang mengaku kehilangan alat-alat las, jadi saya diamankan. Orang yang mengaku kehilangan itu sudah melihat barang-barang yang saya bawa ini, ternyata bukan milik dia. Tetapi, saya tetap saja dibawa ke sini,” tegasnya. (korankito.com/deny)