1.622 Aparat Keamanan dan Brimob Diterjunkan Jelang Tahun Baru

Palembang – Polresta Palembang menerjunkan 1.562 polisi serta 60 personel Brimob untuk mengantisipasi terjadinya ancaman teror menjelang malam pergantian tahun di Kota Palembang.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengungkapkan, 60 personel Brimob Polda Sumsel melakukan pengamanan di setiap pos serta polsek. “Untuk Brimob ada 60 personel, kita bagi di setiap pos dan polsek yang ada di Kota Palembang. Setiap Polsek ada dua sampai empat anggota yang berjaga di sana,” katanya, Rabu (28/12).

Ia juga menjelaskan, hal ini dilakukan guna menjaga Kota Palembang dari ancaman Kamtibmas yang akan menggangu situasi malam pergantian tahun. “Jadi seusai instruksi dari Kapolda Sumsel, personel Brimob membantu pengamanan. Semua ini dilakukan, untuk melaksanakan pengamanan secara maksimal menjelang malam tahun baru,” paparnya.

Selain dari Brimob Polda Sumsel, lanjut Andi, Polresta Palembang yang dibantu instansi terkait lainnya menerjunkan 1.562 personel yang akan dibagi beberapa wilayah. Antara lain,  893 personel akan berjaga di jalan raya dan tempat hiburan, 443 anggota akan ditempatkan di tempat-tempat ibadah, dan 226 personel berjaga di Pospam dan Posyan. “Kita harapkan malam pergantian tahun ini dapat berjalan dengan aman tertib dan nyaman. Tempat ibadah juga kita lakukan penjagaan karena ada beberapa tempat yang melakukan acara,” terangnya.

JAGA : Dua Brimob bersenjata laras panjang tampak berjaga di Polsek Kertapati Palembang, Rabu (28/12). Untuk mengantisipasi ancaman kamtibmas menjelang malam pergantian tahun. Foto/Denny

Pantauan Koran Kito di Polsek Kertapati Palembang, dua personel dari Satuan Brigadir Mobil (Brimob) Polda Sumsel tampak berjaga-jaga di lokasi dengan menggunakan senjata laras panjang dan rompi anti peluru. Demikian pula di Stasiun Kertapati Palembang, dua personel Brimob Polda Sumsel juga terlihat lalu lalang melakukan patroli. Sejumlah penumpang yang berada di Stasiun dilakukan pemeriksaan.  (korankito.com/denny)