Bisa Dipercaya

Palembang Incar Sebagian Kawasan dari 3 Kabupaten Masuk Wilayahnya

Kantor Pemkot Palembang (foto korkit/wahu)

Palembang – Pemerintah Kota Palembang berencana memperluas wilayah untuk mendukung kemajuan kota Palembang sebagai ibukota Provinsi Sumtera Selatan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bappeda M Sapri, saat dibincangi usai menggelar rapat di ruang paripurna kantor DPRD Palembang, Selasa (27/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3.093

Ia menjelaskan, saat ini Pemkot sedang melakukan kajian mengenai rencana perluasan wilayah sebelum disetujui oleh anggota DPRD Kota Palembang. Pasalnya akan ada sebagian wilayah di tiga Kabupaten seperti Banyuasin, Ogan Ilir, dan Muara Enim yang akan masuk ke dalam wilayah kota Palembang. Namun demikian hal tersebut tampaknya belum akan terealisasi dalam waktu dekat.  “Ini belum mendetail, kajian ini masih lama karena setelah disetujui baru dibawa ke Gubernur dan anggota DPRD Provinsi,” ujarnya.
Menurut Sapri, Kota Palembang akan melakukan perluasaan wilayah sejauh 15 kilometer yang berpusat di Bundaran Air Mancur (BAM) Masjid Agung Palembang. Dengan radius sejauh itu, setidaknya ada beberapa wilayah yang diusulkan akan menjadi kawasan kota Palembang.

Ada enam usulan yang diberikan, antara lain wilayah kabupaten Banyuasi meliputi Talang Keramat, Kenten Laut, Tanjung Api Api, dan Mariana (Banyuasin I). Ada pula wilayah kabupaten Banyuasin, meliputi Kelurahan Tanah Mas dan Kelurahan Sukajadi.

Selain itu, ada pula wilayah Banyuasin meliputi wilayah Pulo Kerto (Gandus), berbatasan dengan Kawasan Kota Mandiri Pulokerto (Gandus).

Wilayah lain yang disarankan, yakni wilayah kabupaten Ogan Ilir, berdekatan dengan Kelurahan Karya Jaya, Kertapati. Selanjutnya, ada wilayah Kabupaten Ogan Ilir, yang wilayah meliputi desa Pemulutan. Di wilayah Kabupaten Banyuasin meliputi Tegal Binangun, dan Kecamatan Rambutan. Dan yang terakhir di wilayah Kabupaten Banyuasin meliputi Sungai Gerong, Mariana (Banyuasin I).

 

“Sudah sejak tahun 2015 kajian ini kita lakukan, namun baru kali ini kita tampilkan di depan anggota DPRD. Ini merupakan inisiatif kita untuk mendukung perluasaan ibu kota Provinsi Sumsel, agar menjadi kawasan yang lebih maju,” tegasnya.

 

Sapri pun menjelaskan,jika nantinya terealisasi, meskipun telah menentukan luas wilayah dengan radiasi 15 km ini, namun perluasan kawasan kota Palembang ini tidak akan berbentuk bulat. Pasalnya, ke depan kota Palembang akan menggunakan keadaan alam sebagai batas wilayah agar tak menjadi masalah di kemudian harinya.
Sementara menurut Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, ada beberapa tahapan-tahapan dan pengkajian secara detail sebelum benar-benar melakukan perluasan wilayah yang harus dilakukan oleh Pemkot Palembang.  Pengkajian ini juga akan dilakukan secara bersama-sama untuk mendapat masukan-masukan mengenai tapal batas. “Kita juga meminta kajian konsultan untuk memecahkan permasalahan tapal batas di kota Palembang,” ujarnya.korankito.com/ria