Dikalungi Celurit, Motor Wildan Raib

Ilustrasi/kk

Palembang – Begal beraksi lagi, kali ini menimpa Wildan Bimantara (18) yang terpaksa melepas sepeda motornya setelah sebuah celurit mengalungi lehernya.
Remaja yang berdomisili di Jalan Sentosa, Lorong Kauman, Kelurahan Sentosa, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang melaporkan nasibnya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (26/12) sekitar pukul 14.00.
Berdasarkan penuturan korban, kejadian itu bemula ketika pulang dari tempatnya bekerja melintasi Jalan A Yani, Kecamatan SU I, Sabtu (24/12) malam. Tanpa disadarinya sebuah sepeda motor yang berpenumpang tiga orang nyaris menyerempet. “Waktu itu saya baru saja pulang dari bekerja, sedang hujan rintik-rintik, jadi jalanan sepi. Pas melintasi lokasi kejadian, ada tiga orang mengendarai sepeda motor, awalnya mereka hanya mempertimbangkan dan menyuruh saya berhenti,” ucapnya dihadapan petugas SPKT Polresta Palembang.
Wildan menghentikan kendaraannya, saat itulah seorang pelaku turun serta mengeluarkan celurit dari balik pinggang yang diarahkan ke korban, seraya meminta menjauhi sepeda motornya. Lantaran takut, Wildan pun akhirnya menjauhi sepeda motornya. “Mereka itu bertiga pak, satu pelaku membawa celurit. Karena takut, jadi saya tinggalkan saja motor saya. Saya juga sempat menghubungi teman saya, lalu kembali lagi kesana. Pas disana, motor saya sudah tidak ada lagi,” kata korban.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. “Laporan korban sudah kami terima. Masih dilakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi yang mungkin melihat kejadian itu,” singkatnya. (korankito.com/denny)