Pembinaan Tinju di Sumsel Sudah Merata

TINJU : Ketua Harian Pengurus Persatuan Tinju Amantir Nasional Sumsel Sulfa Ganie menyerahkan piala kepada seorang juara dalam penutupan Kejuaraan Tinju Amatir Pusri Cup II Sabtu (24/12) malam. Foto/resha

Palembang – Pembinaan tinju di Sumatera Selatan (Sumsel) sudah cukup merata, terbukti juara dari 12 kelas yang dipertandingkan baik itu pelajar maupun elite (umum,-red) diraih semua pengurus kabupaten (Pangkab).

Ketua Harian Pengurus Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) Sumatera Selatan (Sumsel) Sulfa Ganie mengatakan, pembinaan tinju di Sumsel sudah cukup merata. “Terbukti, juara dari 12 kelas yang dipertandingkan baik itu pelajar maupun elite, tidak ada yang mendominasi. Semua Pengkab mencicipi jadi juara,” ujarnya seusai acara penutupan Kejuaraan Tinju Amatir Pusri Cup II Sabtu (24/12) malam.

Kedepannya, ia akan merancang program kerja agar muara latihan atlet ini bisa tersedia. “Tahun depan kita harap ada kejuaraan-kejuaraan lain semacam itu. Potensi Sumsel sudah tampak, tinggal kita yang merancang event seperti ini,” katanya.

Sementara itu, petinju wanita asal Bengkulu Cindy berharap akan ada event kejuaraan tinju semacam ini lagi khususunya untuk kategori plajar. “Saya ingin berprestasi lebih tinggi lagi,” kata Cindy yang kali ini meraih juara harapan untuk kategori pelajar di kelas 48 kg putri.

Sedangkan kategori pelajar lainnya diraih Nurman asal OKI untuk juara favorit di kelas 46 Kg Putra, serta terbaik kelas 52 Kg Putra dari Merangin atas nama M. Ichsan.

Sementara kategori elite, juara harapan dipegang oleh Rico dari Muba pada kelas 56 Kg Putra. Juara Favorit dari kelas 60 Kg, Albert dari Semen Baturaja serta Juara Terbaik jatuh dari kelas 52 Kg Putra, Nico Dakosta dari Pusri. (korankito.com/resha)