Bisa Dipercaya

Tolak Diantar Pulang, Novriani Dianiaya Suami

Palembang-Novriani (28), ibu rumah tangga yang tinggal di Perumahan Top Amin Mulya, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, menjadi korban kekerasan sang suami lantaran menolak diantar pulang ke rumahnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan suaminya YP (30) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Jumat (23/12)

Menurut Novriani, peristiwa tersebut bermula saat ia dijemput YP di rumahnya untuk menengok anaknya yang sakit di rumah suaminya di Lorong Cempaka Dalam, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang.

Berita Sejenis

Vendor ATM Dianiaya Atasan

Sedih, Minta Putus Gadis Cantik Malah Dianiaya Kekasih

Pelajar SMP Dikeroyok Enam ABG

1 daripada 33

Saat korban hendak pulang ke rumah, suaminya bermaksud mengantarkan pulang. Namun, Novriana menolaknya, sehingga YP naik pitam yang langsung memukulinya menggunakan helm. Korban mengalami luka memar di bagian kepala dan pipi, serta pinggangnya terasa sakit setelah didorong suaminya hingga terjatuh.
“Saya tidak mau diantar pulang oleh dia, kata saya mau naik taksi saja. Tetapi, dia marah-marah dan langsung memukul saya meggunakan helm dan tangan. Kami memang sudah menikah, tetapi sejak dua bulan terakhir ini pisah,” jelas korban.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Korban sudah melapor, kita akan memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian, korban juga sudah kita mintai visum,” terangnya.korankito.com/denny