Giliran Bendahara KOI Tersangka Dana Sosialisasi Asian Games

Jakarta – Pengusutan dugaan korupsi sosialisasi Asian Games terus dilakukan penyidik Polri. Kali ini Polda Metro Jaya menetapkan Bendahara KOI Anjas Rivai sebagai tersangka.

Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat membenarkan penetapan tersangka terhadap Anjas tersebut. “Iya betul, yang bersangkutan sudah kami lakukan pemanggilan untuk diperiksa sebagai tersangka,” ujar Wahyu, Jumat (23/12).

Wahyu mengatakan, Anjas seharusnya menjalani pemeriksaan pada Kamis (22/12) kemarin. Namun Anjas tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit. “Yang bersangkutan bersedia diperiksa pekan depan,” imbuhnya.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan dua orang tersangka terkait kasus tersebut. Keduanya yakni Sekjen KOI Dody Iswandi dan seorang pengusaha pemenang tender, Ikhwan Agus.

Modus operandi korupsi tersebut dengan melakukan kegiatan road carnaval Asian Games yang tidak sesuai dengan kontrak. Selain itu, diduga banyak kegiatan yang diduga fiktif, sehingga tidak sesuai dengan peraturan.

Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mencari kemungkinan keterlibatan tersangka lainnya. Kegiatan itu sendiri berlangsung pada Desember 2015 di enam kota yakni Medan, Palembang, Banten, Surabaya, Makassar dan Balikpapan.

Akibat korupsi tersebut, negara dirugikan sekitar Rp5 miliar. Terhadap tersangka dikenakan pasal 2 dan atau pasal 3 UU korupsi dan pasal 3 dan atau Pasal 5 UU No 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Dua tersangka yakni Sekjen Komite Olahraga Indonesi (KOI) Dody Iswandi dan Ikhwan Agus (pemenang tender) dilakukan pencegahan ke luar negeri alias dicekal.detikcom/korankito.com