Bisa Dipercaya

Kenapa Pemburu ‘Om Telolet Om’ Sedih?

Demam ‘Om Telolet Om'(OTO) tengah menjadi ‘trending topic’. Namun sebentar lagi, aksi ini bakal menghilang, kesedihan pun melanda para pemburu OTO.

Kondangnya OTO memang makin menjadi. Para warga dari belahan negara lain, ikutan menggawangi fenomena lucu yang asli Indonesia ini. Mulai dari DJ ternama Amerika, artis-artis K-Pop hingga media-media asing turut memberitakan.

Berita Sejenis
1 daripada 11

Dan, tagar #OmTeloletOmGoInternational pun mulai menghiasi trending topik di Twitter.

Sayangnya, para pemburu OTO bakal bersedih. Sebab sebentar lagi, polisi akan menilang para sopir bus yang membunyikan klaksonnya saat diminta oleh warga pemburu OTO.

Hal ini bahkan telah disampaikan Menhub Budi Karya Sumadi saat ditanya tentang fenomena bus OTO. “Ya, itu menggembirakan tapi rada sedikit membuat kekacauan ya, karena ada kemungkinan itu bisa terjadi kecelakaan anak-anak gitu,” kata Budi di Jakarta, beberapa hari laly.

Tentunya kabar ini langsung disambut dengan kekecewaan para pemburu OTO. “Kami sedih sekarang nggak bisa teriak ke bus karena larangan itu… kita nggak bisa nunggu bus di pom bensin juga. Ini gara-gara yang ambil selfie trus bikin macet,” ungkap Riyadh.

Penilangan ini juga telah dibenarkan oleh beberapa netizen. “Di sini udh mulai dilarang di beberapa tmpt rawan macet, yg bunyiin jg kna tilang. Abis ada yg ketabrak, tawuran gr2 telolet,” tulis seorang netizen. O wib / berbagai sumber