Kapolresta Yakin di Palembang Tak Ada Aksi Sweeping Ormas

Palembang-Menjelang perayaan hari raya Natal, Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono yakin di Kota Palembang tidak akan ada sweeping yang dilakukan oleh ormas terkait terbitnya fatwa MUI soal larangan umat muslim mengenakan atribut Natal.

“Palembang orangnya cenderung harmoni dalam menatap perbedaan, sehingga potensi untuk terjadinya aksi sweeping di Kota Palembang sangat kecil sekali terjadi,” ujar kapolresta usai gelar pasukan di Halaman Mapolresta Palembang, Kamis (22/12).

Menurut Kapolresta, pihaknya tetap mengantisipasi terjadi aksi sweeping, dengan cara pendekatan terhadap ormas dan tokoh agama serta masyarakat. Tidak hanya itu, Polresta Palembang juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang dan instansi terkait lainnya.

“Sesuai instruksi Kapolri, tentunya ada tindakan tegas dari pihak kepolisian kalau ada sweeping. Kita, sudah berkoordinasi dengan Pemkot Palembang, elemen masyarakat, ormas, serta instansi terkait lainnya, untuk tetap menjaga pluralisme,” kata Wahyu.

Soal kamtibnas di Kota Palembang selama hari raya Natal dan tahun baru, Polresta Palembang menggelar Operasi Lilin Musi 2016 selama 10 hari ke depan, terhitung sejak tanggal 23 Desember hingga 2 Januari 2017 mendatang.

Upacara Gelar Pasukan Ops Lilin Musi 2016 di halaman Mapolresta Palembang, diikuti 1.363 personel dari pihak Kepolisian Polresta Palembang dan instansi terkait lainnya seperti Dishub, Sat Pol PP, TNI, dan Pemkot Palembang.

“Nantinya, personel ini akan kita sebar dan ditempatkan di lokasi-lokasi keramaian seperti mall dan pasar-pasar. Selain itu, setiap gereja akan kita tempatkan beberapa personel, termasuk titik rawan agar selama perayaan hari raya Natal dan tahun baru berjalan dengan kondusif,” pungkas AKBP Wahyu.(korankito.com/denny)