Bisa Dipercaya

Kasus Dana Sosialisasi Asian Games, Dari Palembang Belum Ada yang Dipanggil KPK

 

Nirmala Dewi -Foto/istimewa

 

Palembang-Kota Palembang disebut-sebut sebagai salah satu dari enam kota yang menjadi tempat sosialisasi Asian Games yang dananya diduga kuat diselewengkan oleh Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Indonesia (KOI) Dody Iswandi. Bahkan dalam kasus ini penyidik Polri (sebelumnya tertulis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK))  telah menetapkan Dodi Iswandi sebagai tersangka.

Berita Sejenis

Empat Begal ‘Cilik’ Dicokok Polisi

SMKN 2 Palembang Bidik World Class

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

1 daripada 3.067

Apakah dari bagian promosi Asian Games lokal Palembang sudah ada yang diperiksa penyidik terkait dana sosialisasi Asian Games ini?

Bidang Promosi Indonesia Asian Games Organizing Committe (INASGOC) Nirmala Dewi mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima panggilan atau diperiksa KPK. “Belum ada yang dipanggil,” kata Nirmala.

Namun, Nirmala mengakui dengan adanya kasus tersebut berpengaruh sampai Palembang, beberapa teknis menjadi terganggu. Ada beberapa kendala seperti SOP pengajuan dana di pusat menjadi terhambat. Bahkan, beberapa kegiatan harus ditinjau ulang. “Padahal, Palembang sendiri belum memperoleh dana hibah tersebut,” ucap Nirmala ketika ditemui di Cafe Sriwijaya n’ Store, Rabu (21/12).

Nirmala juga tidak mengetahui berapa nominal dana untuk pelaksanaan kegiatan promosi tersebut. “Kami belum dapat dana hibah tersebut sama sekali. Tapi, kita turut prihatin dengan kejadian tersebut, dan jadi pelajaran bagi kita semua,” tambahnya.

Menurut Nirmala, meski didera kasus tersebut, tim promosi di Sumsel tetap bekerja seperti biasa.   “Tim promosi sekarang sedang mengukur di Jakabaring, untuk keperluan branding. Mereka tidak patah semangat, dan sekarang sedang mereka-reka kegiatan. Awal 2017, nanti kita baru mulai promosi,” pungkasnya.korankito.com/resha