Bisa Dipercaya

Bea Cukai Musnahkan 630 Sex Toys Ilegal

Barang-barang ilegal termasuk sex toys yang dimusnahkan Kantor Bea Cukai Palembang.foto/ria

Palembang -Ribuan barang illegal hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Palembang dimusnahkan. Pemusnahan dilakukan langsung di lapangan KPPBCMPB Jalan Mayor Memet Sastrawirya Boom Baru Palembang dan disaksikan langsung aparat kepolisian dan media massa, Rabu (21/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3.075

Barang sitaan yg dimusnahkan antara lain 2.617.382 batang tembakau, 15.247 botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA), 749 roll tekstil, 630 pieces sex toys, 413 pkgs makanan dan minuman, 22.281 pieces kosmetik, 56 unit elektronik, 36 pieces part of airsoft gun, dan 109 pieces senjata tajam.

Kepala Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean B Palembang Meidy Kassim mengungkapkan, pemusnahan barang ilegal hasil penindakan yang dilakukan KPPBCMPB sebanyak 70 kali dalam kurun waktu tahun 2013-2016.
Ia menjelaskan barang ilagal ini didapatkan dari tiga lokasi penindakan yakni di PelabuhanTerminal Petikemas Boom Baru Palembang berupa tekstil, makanan minuman, elektronik dan kosmetik. Kantor Pos dan Bea Palembang dengan hasil penindakan berupa sex toy, part of  airsofgun dan senjata tajam. Serta Bandara Iniernasional SMB II dengan hasil penindakan berupa kosmetik dan sex toys.

“Untuk hasil penindakan di tahun 2016 ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelasnya.

Adapun BMN dengan jenis hasil tembakau dan MMEA berdasarkan UU No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU No. 11 tahun 1995 tentang cukai merupakan barang yang Kena Cukai. Dari penindakan yang dilakukan barang ini tidak dilekati dengan pita cukai sebagaimana yang diwajibkan dalam UU yang berlaku.

“Karena itu barang ilegal ini berpotensi merugikan keuangan negara berupa cukai sebesar  Rp. 1,233.618.970 miliar,” jelasnya.

Sedangkan untuk tekstil, sex toy, makanan minuman, kosmetik, elektronik, part of airsoftgun dan senjata tajam termasuk kategori larangan/pembatasan (lartas) impor yang tidak diberitahukan secara tidak benar berdasarkan UU No.17 Pasal 53 tahun 2006 tentang perubahan atas UU No.10 tahun 1995 tentang kepabean. Dan berpotensi merugikan keuangan negara berupa bea masuk dan pajak dalam rangka impor sebesar Rp. 60.787.750.

Untuk pemusnahan BMN tekstil, hasil tembakau, sex toy akan dilakukan di daerah yang jauh dari pemukiman penduduk yakni di daerah Air Batu Talang Kelapa pada 24 Desember. Untuk MMEA, kosmetik, hasil tembakau, makanan minuman dan elektronik akan dimusnahkan dengan cara digilas dengan alat berat dan ditimbun di dalam tanah. Sedangkan untuk senjata tajam dan part of airsofgun akan dimusnahkan dengan cara dipotong-potong. (korankito.com/ria).