Sekolah Olahraga Khusus dibuka Januari 

Direktur Akademi Catur Sumatera Selatan Mursili Tjik Aman. Foto/resha

Palembang – Akademi Catur Sumatera Selatan (ACSS) akan berubah menjadi Sekolah Olahraga Khusus Catur Negeri Sumatera Selatan, pada 1 Januari 2017 nanti. Perubahan tersebut tinggal menunggu Peraturan Gubernur yang akan turun tahun baru nanti.

Menurut Direktur Utama ACSS Mursili Tjik Aman, ketika terjadi perubahan nanti, sekolah yang ia nahkodai akan berada langsung di bawah Dinas Pendidikan Sumsel. Sehingga, penambahan jam belajar dan penambahan lokal akan segera direalisasi.

“Kurikulum dari Dinas Pendidikan akan masuk, sistem pembelajarannya akan berubah. Kecuali catur, yang akan tetap diutamakan,” ucapnya ketika dikonfirmasi.

Saat ini, penerapan sistem belajar ACSS masih bersifat home schooling. Sehingga kedepan, akan menjadi sekolah negeri pada umumnya. Namun, tetap ada yang ditonjolkan dari sekolah-sekolah umum seperti seleksi masuk dan kecerdasan yang dipatok.

“Minimal IQ-nya 180, dan kemampuannya 80%. Sama seperti sebelumnya, akan kita tingkatkan dari situ,” tambahnya lagi.

Sekolah Khusus tersebut kedepan tidak banyak yang berubah. Oleh karena itu, calon siswa yang ingin berkecimpung di dunia  catur tersebut bisa saja mendaftar menjadi siswa sekolah tersebut asalkan memasuki persyaratan, dengan rentang kelas 6 SD/berusia 10 tahun, hingga kelas satu SMA.

“Kalau dari dulu, biaya sekolahnya gratis. Kedepan, tetap gratis,” ucapnya.

Selain menerima pembukaan umum, Mursili mengatakan timnya akan menjaring dari beberapa kejuaraan seperti kejuaraan di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga Olimpiade Olahraga dan Sains Nasional (O2SN). Beberapa juara dan peserta yang berpotensi untuk mengisi skuad catur tahun depan, akan ditawarkan untuk ikut seleksi.

“Namun, tetap dengan seleksi tes IQ tadi. Ditambah minimal bisa bermain catur, meskipun dasar-dasarnya. Kalau mau mengajari dari nol, kita sulit,” tukasnya. (korankito.com/resha)