Bisa Dipercaya

Pemprov Sumsel Gelar Sosialisasi Tax Amnesty Pejabat Eselon II dan III

 

SOSIALISASI – Sosialisasi Tax Amnesty yang dibuka langsung Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (20/12).

 

Palembang- Dalam rangka mendukung suksesnya program Tax Amnesty atau pengampunan pajak yang dicanangkan Pemerintah sejak Juli 2016, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar sosialisasi bersama Kanwil Dirjen Pajak Sumsel dan Kepulauan Babel.

Berita Sejenis

SMKN 2 Palembang Bidik World Class

Dzhalilov Targetkan Top Skor Bersama SFC

Terduga Teroris ‘Jakfar’ Dikenal Tertutup di…

1 daripada 3.067

Kali ini, sosialisasi dilakukan bagi pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel dengan tujuan meningkatkan kesadaran para wajib pajak. Selain itu menyosialisasikan pentingnya Tax Amnesty yang sudah memasuki periode Repatriasi /Deklarasi Dalam Negeri ke-II yakni 1 Oktober sampai dengan 31 Desember dengan tarif tebusan 3 persen.
Sosialisasi dibuka langsung Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (20/12).

Sosialisasi juga dihadiri Plt Sekda Provinsi Sumsel Joko Imam Santoso Kepala Kantor Wilayah Dirjen Pajak Provinsi Sumsel dan Kep Babel Drs M Ismiransyah M Zain, Ak, MBA, serta para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprov Sumsel.

Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki mengimbau dan mengajak seluruh wajib pajak di Sumsel agar memanfaatkan moment pengampunan pajak ini dengan melaporkan kewajiban pajaknya sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Ishak Mekki, keuntungan bagi wajib pajak yang ikut pengampunan pajak yaitu pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) atas balik nama atau pengalihan hak terhadap harta saham, maupun harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan.

“Kita harapkan pengampunan pajak berhasil di Sumsel, sebagai aparat pemerintah kita harus memberikan contoh kepada para wajib pajak bahwa Tax Amnesty ini sangat penting bagi bangsa,” tegas Ishak Mekki.

Sementara itu, Kakanwil DJP Provinsi Sumsel dan Kep Babel M Ismiransyah mengatakan, pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur dalam Undang Undang .

Dijelaskannya, pengampunan pajak diberikan kepada wajib pajak melalui pengungkapan harta yang dimilikinya dalam Surat Pernyataan Wajib Pajak  dan dikecualikan dari ketentuan tersebut bagi wajib pajak bila dalam proses peradilan atau  menjalani hukuman atas Tindak Pidana di Bidang Perpajakan. “Sosialisasi ini ide langsung Plt Sekda Provinsi Sumsel dengan harapan dapat bersama-sama menyukseskan Tax Amnesty di Sumsel,” terangnya.

Pengampunan pajak ini diberikan kepada wajib pajak berupa penghapusan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak, penghapusan sanksi administrasi perpajakan berupa bunga atau denda, tidak dilakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan, serta penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan.(korankito.com/hms)