Kejati Terima Pelimpahan Tersangka Jamu Ilegal

TERSANGKA-Para tersangka kasus jamu ilegal yang dilimpahkan penyidik Polda Sumsel ke Kejati Sumsel.foto/ria

 

Palembang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel menerima pelimpahan berkas tersangka berikut barang bukti kasus kepemilikan 52 jenis jamu ilegal dari Polda Sumsel. Produk jamu ilegal sebanyak 9.305 kotak tersebut tidak memiliki izin edar dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) serta izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Kasi TPUL Kejati Sumsel Armen Wijaya SH, MH, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/12), mengatakan, pihaknya memang telah melakukan serah terima untuk empat tersangka di antaranya Ujang Masjidi, Wahyu Teguh, dan Suryono berikut barang bukti.

Menurut Armen, terhadap keempat tersangka ini dilakukan penahanan guna menunggu proses sidang nanti. “Para tersangka dijerat dengan pasal 197 Undang Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan jo pasal 106 ayat (1) undang RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” katanya.

Sebelumnya petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel berhasil mengamankan empat tersangka di rumahnya yang dijadikan tempat penyimpanan jamu Ilegal di Jalan Ki Marogan, beberapa waktu lalu. Bahkan saat itu empat tersangka asyik mengemas barang – barang ilegal tersebut dan akan diedarkan di Kota Palembang dan sekitarnya.

Para tersangka ini merupakan pengedar, pemilik, pengendali jamu ilegal. Mereka sudah cukup lama mengedarkan jamu ilegal karena tidak memiliki izin edar, jamu ilegal tersebut ketika dicek di laboratorium BPOM ternyata mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan. (korankito.com/ria)