Bisa Dipercaya

Curi Tas di Masjid Agung, Adi Ditembak Polisi

Palembang – Gara-gara mencuri tas milik Ponira (51) yang sedang melaksanakan sholat ashar di Masjid Agung, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, Adi Purnawan (27) ditembak anggota Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polresta Palembang, Senin (19/12) sore.

Tersangka yang tercatat sebagai warga Kampung II, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumsel ini, terpaksa ditembak petugas sebanyak dua lobang di kaki kiri dan kanan, lantaran saat ditangkap mencoba melakukan perlawanan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.097

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan pelaku bermula saat korban sedang melaksanakan sholat ashar di Masjid Agung. Sementara tas miliknya berwarna coklat yang berisikan uang tunai Rp 110 ribu, ditempatkan korban dibelakangnya.

Usai sholat, korban melihat tas miliknya sudah hilang dicuri oleh pelaku. Disaat yang bersamaan, Unit Pidum Polresta Palembang sedang melakukan patroli. Kemudian, korban menjelaskan ciri-ciri pelaku yang sudah mengambil tas miliknya.

Setelah mendengar ciri-ciri tersebut, Unit Pidum Polresta Palembang langsung melakukan pengajaran. Hasilnya, tersangka dapat diamankan petugas. Akan tetapi saat ditangkap, tersangka mencoba melawan petugas dengan sajam yang dibawanya. Tak ingin buruannya kabur, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas.

“Iya pak, saya mengambilnya sendirian. Pas dia sholat, saya langsung mengambil tas miliknya dan kabur. Tetapi, masih saja dapat ditangkap polisi. Baru sekali ini pak, saya juga kemarin baru tiba di Palembang. Rencananya uang untuk biaya hidup disini,” ucap tersangka.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan pihaknya sudah mengamankan pelaku berikut barang bukti tas dan uang sebesar Rp 110 ribu. Dari tangan tersangka juga didapati senjata tajam jenis pisau.

“Kita terpaksa mengambil tindakan tegas, karena pelaku melawan saat ditangkap polisi. Sekarang pelaku masih dalam pemeriksaan oleh anggota kita, untuk dilakukan pendalaman kasus ini,” terang Andi saat dimintai konfirmasi. (korankito.com/denny)