Curi Helm, Seorang Pemuda Diamuk Massa

CURI HELM : Doni diamankan petugaa Polresta Palembang setelah diamuk massa karena ketahuan curi helm, petang kemarin. Foto/Denny

Palembang – Gara – gara curi helm milik TNI saat pertandingan sepakbola Sriwijaya FC lawan Pusamania Borneo FC di Stadion Gelora Sriwijaya, petang kemarin, seorang pemuda diamuk massa
Pemuda bernama Doni Rizki Utama (21) itu mengalami luka di kepala dan sempat dirawat di rumah sakit kemudian digelandang ke Mapolresta Palembang.
Menurut tersangka yang tercatat berdomisili di Jalan Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin tersebut, perbuatannya bermula saat ia usai menyaksikan pertandingan bola. Lalu, saat hendak menuju area parkir kendaraan melihat helm milik anggota TNI Dera Andika (22) yang hanya tergantung di atas sepeda motor.
“Iya pak kami yang melakukannya. Sebenarnya saya hanya disuruh oleh teman namanya Agus, katanya ambil helm itu. Sempat saya katakan, nanti dilihat oleh oleh pemiliknya. Tetapi, dia tetap mengambil helm itu, dan menyuruh saya yang pegang,” ujar tersangka, Senin (19/12) pagi.
Namun naasnya, saat dirinya memindahkan helm dari sepeda motor korban ke motornya, aksi Doni tersebut diketahui oleh korban. Lantas Dera pun berteriak maling, sehingga mengundang perhatian masyarakat yang sedang ramai di tempat kejadian perkara (TKP).
Tak pelak, ia pun menjadi bulan-bulanan warga yang kesal dengan ulahnya. Beruntung, tersangka dapat diselamatkan anggota kepolisian dari kepungan warga, selanjutnya Doni dilarikan ke rumah sakit dan digelandang ke Mapolresta Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Setelah ketahuan pemiliknya, Agus langsung lari meninggalkan saya. Rencananya, kalau berhasil tadi, helm itu mau dijual seharga Rp 100 ribu, uangnya digunakan untuk jajan. Sudah dua kali, saya melakukannya di tempat yang sama,” tambah tersangka Doni.
Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara mengatakan, saat melakukan pengamanan pertandingan sepakbola, pihaknya mendapati adanya pelaku pencurian yang diamuk masa. Lantas tersangka langsung diamankan ke Polresta Palembang.
“Tersangka berikut barang bukti satu unit helm merk NHK warna hitam sudah kita amankan di Polresta Palembang. DR akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan lima tahun penjara. Kita juga akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini,” tutupnya. (korankito.com/denny)