Bisa Dipercaya

Begal Motor Kembali Beraksi

Korban begal saat melapor ke Polresta Palembang

Palembang- Meski sudah dibentuk Tim Anti Bandit oleh Polresta Palembang, aksi begal masih saja terjadi. Tengok yqng dialami Supriyatno (26). Warga Jalan Ahmad Yani, Gang Sejahtera, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang ini, harus kehilangan sepeda motor Honda kesayangannya.

Berita Sejenis
1 daripada 35

Kejadian tersebut dilaporkan korban yang bekerja sebagai pegawai koperasi ini, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Senin (19/12) sore.

Di hadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, Suprayitno menuturkan kejadian itu bermula saat ia baru saja mengantar ibu angkatnya pulang ke rumah di kawasan Kertapati Palembang, Minggu (18/12) sekitar pukul 21.00.
Saat melintasi Jalan KH Wahid Hasyim, tepatnya di atas Jembatan Ogan, Kecamatan SU I, Palembang korban dipepet empat orang tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor. Kemudian satu pelaku langsung menendang motor korban hingga terjatuh.

“Setelah saya terjatuh mereka langsung menodongkan pisau dan merampas motor. Karena takut, saya menjauh, dan membiarkan mereka mengambil motor saya,” ucap korban.

Atas kejadian tersebut korban kehilangan sepeda motornya Honda warna hitam nopol BG 3637 AAY, tiga buah telepon seluler merk Samsung J3, Tab Galaxy V, dan Asus J 5 dan uang sebesar Rp 2 juta, yang semuanya disimpan di dalam bagasi motor.

“Kalau dihitung-hitung kerugian saya hampir Rp 10 juta. Saya berharap pelakunya cepat ditangkap oleh pihak kepolisian,” harapnya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban untuk segera ditindaklanjuti. “Laporannya sudah kita terima, dan akan segera melakukan pengejaran terhadap pelaku,” terangnya. (korankito.com/denny)