300 Butir Ineks Jebloskan Hendra ke Sel 14 Tahun

Terdakwa Hendra saat mendengarkan vonis hakim

Palembang – Terbukti menjual dan menyimpan narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 300 butir, Hendra (38), divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Klas IA Palembang dengan hukuman kurungan penjara selama 14 tahun denda Rp1 miliar. Vonis ini dibacakan langsung oleh majelis hakim Sri Endang saat membacakan amar putusan.

“Berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang diajukan ke persidangan, unsur perbuatan terdakwa terpenuhi melawan hukum dengan cara menjadi perantara jual beli narkoba golongan I bukan jenis tanaman melebihi lima gram sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) undang-undang nomor 35 tahun 35 tahun 2009 tentang narkotika,” katanya, Senin (19/12)
Hakim Sri Endang yang menyebutkan hal-hal yang memberatkan terdakwa tidak mengindahkan program pemerintah dalam rangka memberantas peredaran narkoba. Hal-hal yang meringankan terdakwa selalu sopan dan mengakui segala perbuatannya serta tidak akan mengulanginya lagi.

“Terdakwa dibebani untuk membayar pidana denda Rp1 miliar jika tidak dapat membayar denda tersebut maka dapat diganti dengan kurungan penjara selama tiga bulan penjara serta untuk barang bukti dua paket besar yang berisikan 300 butir pil ekstasi berikut dua unit handpone dirampas untuk dimusnahkan,” tambahnya.
Kuasa hukum terdakwa dari LBH Sejahtera PN Palembang, Romaita langsung menyatakan pikir-pikir guna mempertimbagkan vonis yang dilontarkan terhadap kliennya.
Sebelumnya JPU Ursula Dewi menuntut terdakwa Hendra dengan pidana tuntutan selama 16 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara.
“Kami pikir-pikir selama tujuh hari dulu majelis hakim untuk menyatakan sikap,” katanya. (korankito.com/ria)