Bisa Dipercaya

25 Siswa Ikuti Seleksi Paskibra SMKN 5 Palembang

SELEKSI-Para siswa saat mengikuti seleksi Paskibra SMKN 5 Palembang, Senin (19/12).foto/ejak

Palembang – Sedikitnya 25 siswa calon anggota baru ekstrakurikuler (ekskul) pasukan pengibar bendera (Paskibra) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Palembang menjalani tes fisik dan halang rintang.

Di tengah terik matahari dan tanah becek, para siswa SMKN 5 Palembang mengikuti tahapan seleksi masuk anggota baru ekskul paskibra. Kegiatan ini berlangsung saat sekolah sedang libur semester, di lapangan SMKN 5 Palembang, Senin (19/12).

Berita Sejenis
1 daripada 5

Meski harus merayap di kubangan lumpur, tidak mengendurkan semangat para calon anggota paskibra SMKN 5 ini. Selain harus merayap di lumpur, mereka juga harus mengikuti serangkaian tes lainnya seperti latihan baris-berbaris, berlari mengelilingi sekolah dan permainan ketangkasan lainnya.

“Sehari penuh kita ajak calon anggota baru untuk menjalankan serangkaian tes fisik dan mental. Mereka akan kita bentuk rasa solidaritas dan kedisiplinannya,” ungkap Shamany, Ketua Ekskul Paskibara SMKN 5 Palembang.

Menurutnya, para calon anggota yang mengikuti tes hari ini merupakan calon yang sudah lulus pada tahap awal rekruitmen. Dimana proses rekruitmen sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, dengan memperkenalkan ekskul paskribra kepada seluruh siswa kelas 10 pada masa oritenasi.

“Ini adalah tahapan terakhir untuk mereka, nantinya kita akan lihat siapa yang akan lolos menjadi anggota ekskul paskibraka angkatan selanjutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMKN 5 Palembang Zulkfikri menambahkan, pihaknya tetap mengarahkan eskkul untuk tetap berjalan di waktu liburan. Mengingat, tahun depan banyak sekali kompetisi yang akan diikuti membuat setiap anggota eskkul harus tetap menjalankan latihan sebagai bentuk persiapan.

“Sebenarnya tidak hanya ekskul paskibra saja yang masih berlatih saat libur semester, ekskul lainnya tetap berlatih seperti biasa. Mungkin hanya porsinya saja yang sedikit berkurang,” pungkasnya.korankito.com/ejak