Diajak Jalan-jalan Pagi Lalu Diperkosa

Palembang- Nasib malang menimpa VN (15). Remaja yang tinggal di Jalan KH Azhari, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang ini harus kehilangan kehormatannya setelah diperkosa oleh DS (17), warga Kecamatan Plaju, Palembang. Bukan hanya itu, DS juga mengambil ponsel korban.
Kejadian tersebut, dilaporkan ibu kandung korban AL (48) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (18/12) pagi.

AL mengatakan, berdasarkan pengakuan anaknya, kejadian tersebut bermula saat VN dihubungi oleh terlapor DS yang mengajaknya keluar rumah untuk jalan-jalan pagi. Ternyata DS malah mengajak VN ke rumah kosong di Lorong Pahlawan, Kecamatan Plaju.
Setiba di lokasi kejadian, DS mengajak korban berhubungan badan. Hal tersebut sempat ditolak oleh VN, namun terlapor terus memaksa pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sempat mengancamnya. Lantaran takut, korban akhirnya menuruti nafsu bejat terlapor. Usai menggauli VN, DS merampas ponsel dan pergi meninggalkan korban sendirian.

“Saya sempat menolak, dan berontak. Tetapi dia terus memaksa-maksa saya, sehingga terjadilah hal tersebut. Setelah memperkosa saya, dia mengambil ponsel dan pergi meninggalkan saya,” ucap korban saat membuat pengaduan di SPKT Polresta Palembang.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengungkapkan, pihaknya sudah menerima laporan korban, selanjutnya berkas korban akan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti.

“Sudah kita terima laporan dari korban, anggota PPA Polresta Palembang akan memulai proses penyelidikan. Korban sudah kita arahkan untuk melakukan visum terlebih dahulu,” ujarnya. (korankito.com/denny)