Bisa Dipercaya

Tahun Depan, Sumsel Gelar 42 Event Pariwisata

WISATA HALAL: Kepala Disbudpar Sumsel Irene Camelyn Sinaga (tengah) menyaksikan pemukulan beduk tanda launching Wisata Halal dan Kalender Event Sumsel 2017, di Atrium PIM, tadi malam.

 

Palembang – Sedikitnya ada 42 event menarik kunjungan wisata bakal digelar di Sumatera Selatan (Sumsel) selama 2017.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Irene Camelyn Sinaga mengatakan, event yang diharapkan mampu menyedot wisatawan itu merupakan salah satu bukti komitmen Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel mendukung Kementerian Pariwisata menggaet wisatawan pada 2017. “Kita gelar banyak event di tahun depan (2017-red). Terdapat 42 event dan itu masih bisa bertambah lagi,” kata Irene Camelyn Sinaga seusai Launching Wisata Halal dan Kalender Event Sumsel 2017, di Atrium PIM, tadi malam.
Dari puluhan event yang akan digelar, lanjut Irene, diantaranya di OKU Selatan ada jelajah alam serasan seandanan, di Pagaralam ada festival dempo, Lubuk Linggau ada festival dusun lame dan musi triboatton di Palembang, Banyuasin, Muba, Mura, Empat Lawang, serta berbagai event lainnya.
Irene juga menyebut, Sumsel siap menghibur wisatawan lokal dan mancanegara lewat event pariwisata nantinya. Sebab, rangkaian pada kalender event 2017 mendatang tersebut akan dipromosikan mulai dari dalam negeri hingga ke luar negeri.
Untuk wisata halal di Sumsel, sambung Irene, memang sejauh ini belum mengidentifikasi ada berapa banyak. Namun, wisata halal ini dimana dari para industri seperti, agen travel, objek wisata, mall, hotel, restoran dan lainnya harus memiliki sertifikat wisata halal.
“Memang sebenarnya Provinsi Sumsel ini banyak untuk wisata halal, tapi ada provinsi yang mendahului itu, seperti Aceh. Kedepan, ada beberapa hotel di Palembang yang sudah bersedia agar menjadi wisata halal, mulai dari tempat ibadahnya hingga ke restorannya,” jelas Irene.
Sementara itu, Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sumsel Yaniarsyah Hasan mengapresiasi yang telah dilakukan Disbudpar baik provinsi maupun kota karena dengan anggaran terbatas bisa tetap melakukan launching wisata halal.
“Dalam kalender event 2017, cukup banyak rangkaian event yang akan berlangsung di Sumsel. Tapi nanti di 2018, kita bisa membuat kalender event yang jauh lebih banyak lagi dengan melibatkan kabupaten/kota di Sumsel,” tambah dia.
Dirinya juga berharap, lewat puluhan event pariwisata nanti dapat mendatangkan banyak wisatawan dari luar Sumsel. Selain itu, dengan adanya ini juga menyambut akan dilangsungkannya Asian Games pada 2018.
“Jadi, setelah Asian Games, pastinya Kota Palembang akan dikenal 45 negara Asian dan negara-negara lainnya. Semoga launching ini juga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Sumsel,” pungkasnya.(korankito.com/ria)-