Rayakan HUT PMR, SMAN 8 Gelar Bakti Sosial

TINJAU -Kadisdikpora Ahmad Zulinto melihat kegiatan sunatan masal dalam rangkaian kegiatan HUT PMR SMAN 8 ke-25. Foto/Ejak

Palembang – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Palembang mengimbaskan keberadaanya kepada masyarakat sekitarnya dengan melakukan kegiatan bakti sosial. Kegiatan itu sebagai perayaan hari ulang tahun (HUT) ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 8 yang ke-25.

Kepala SMAN 8 Palembang Moses Ahmad mengungkapkan, pihaknya ingin agar masyarakat di sekitar lingkungan sekolah dapat merasakan keberadaan SMAN 8. “Tahun lalu hanya perayaan biasa, dan tahun ini kami ingin menyentuh masyarakat agar mereka merasakan imbas keberadaan SMAN 8,” ungkapnya disela kegiatan tersebut, Sabtu (17/12).

Dikatakannya, kegiatan bakti sosial ini dalam rangka HUT PMR yang ke-25 dengan tiga rangkaian kegiatan. Yang pertama sunatan masal yang diikuti oleh 65 orang anak usia sekolah di sekitar lingkungan SMAN 8, yang kedua kegiatan donor darah dari guru, siswa dan masyarakat yang berjumlah 70 pendonor.

Sedangkan untuk kegiatan berobat gratis pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah pesertanya, karena warga sekitar terus berduyun-duyun datang ke SMAN 8. “Karena kita memperhatikan masyarakat saat ini karena sedikit sekali kegiatan sunatan masal dan berobat grati makanya kita gelar kegiatan ini,” tuturnya.

Selain itu, diakui Moses, kegiatan ini bekerja sama dengan pihak Rumah Sakit (RS) Pertamina Plaju yang menangani sunatan masal dan RS Muhammadiyah menangani kegiatan berobat gratis.

“Semuanya kita gratiskan dan kita menjalin kerjasama dengan pihak rumah sakit pun gratis,” ujar Moses mengakhiri pembicaraan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Palembang Ahmad Zulinto menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi sekolah-sekolah yang menggelar kegiatan dan melibatkan masyarakat, terutama kegiatan bakti sosial.

“Kegiatan seperti ini harus terus diaplikasikan di sekolah-sekolah. Jadi sekolah tidak berfokus saja pada kegiatan belajar, tapi juga pada kegiatan lain yang dapay membangun karakter mereka,” pungkas Zulinto. (korankito.com/ejak)