Tim Pemburu Begal Resmi Dikukuhkan

BURU BEGAL : Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintoro Hari Bawono melakukan salam komando dengan salah satu anggota Tim Khusus Anti Bandit dalam pengukuhan di halaman Mapolresta Palembang, Jumat (16/12)

Palembang-  Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) yang dibentuk Polresta Palembang untuk memburu pelaku-pelaku begal sepeda motor yang sangat meresahkan masyarakat Kota Palembang resmi dikukuhkan Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono, Jumat (16/12)
“Jadi dibentuknya tim Tekab ini, menyikapi dinamika terjadi di masyarakat dengan maraknya tindak pidana kejahatan dengan kekerasan atau begal. Maka dengan mengoptimalkan tim khusus ini, pelaku begal dapat berkurang,” ucapnya saat ditemukan usai acara pengukuhan.
Dalam acara pengukuhan yang dilakukan di Halaman Mapolresta Palembang,  Kapolresta juga menjelaskan sepanjang tahun 2016, sebanyak 5.803 kasus kejahatan yang terjadi di Kota Palembang, 3.426 kasus berhasil diungkap Polresta Palembang.
“Dari seluruh kasus tersebut, 277 adalah kejahatan begal terjadi di Kota Palembang. Artinya, akan menjadi perhatian serius bagi kita, polisi harus lebih pro aktif lagi dalam menindak, mengungkap, serta mencegah terjadinya aksi kejahatan dengan kekerasan,” tambahnya.
Masih dikatakannya,  Polresta Palembang tidak akan segan untuk menangkap pada pelaku. Bahkan, tindak tegas akan diberikan, jika kawanan pelaku memberikan perlawanan saat dilakukan penangkapan. “Tindakan yang akan kita berikan melihat situasional, kalau melawan tentu akan kita berikan tindakan tegas. Namun, kalau baik-baik kita akan baik-baik juga. Nantinya, tim ini akan terus beroperasi sampai waktu yang tidak ditentukan, hingga pelaku begal hilang dari Palembang,” katanya.
Selain mengincar para pelaku, Tekab juga akan mencari para penampung hasil kejahatan pencurian dan kekerasan (curas). Begitu juga kampung yang dijadikan tempat begal beroperasi. “Aktor intelekualnya juga kita cari, siapa penampungnya dan kelompok mereka”ucap Kapolresta Palembang.
Seperti diketahui, Tekab itu beranggotakan 13 personel Polisi yang terlatih dan pengalaman. Tim itu juga akan memonitor serta siap berburu begal selama 24 jam. (korankito.com/denny)