Kantor Dibobol, Notaris Irene Kehilangan Dokumen Penting

Palembang-Diduga gara-gara persaingan bisnis, kantor notaris di Jalan Tegal Binangun, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, dibobol kawanan maling, Kamis (15/12) malam. Akibat ulah maling, sang notaris RA Irene H Fansyuri (30) kehilangan sejumlah data penting.

Notaris yang tinggal di Jalan Rustam Effendi, Kecamatan Ilir Timur (IT) II, Palembang, kemudian mendatangi Mapolresta Palembang, untuk membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.
Aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh Yossi (27), karyawan kantor pemasaran perumahan yang berada persis di samping lokasi kejadian. Saat itu ia hendak membuka kantor tempatnya bekerja, sekitar pukul 09.00.

“Pertama kali datang, saya melihat tralis pintu itu sudah terbuka, saya kira mereka sudah datang pagi-pagi. Lalu, saya dorong terbuka lebar tapi tidak ada orang, lantas saya menelepon mbak Irene,” katanya saat ditemui lokasi kejadian.

Kerabat Irene, Dani (40) langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). “Saya kira maling ini bukan mengincar barang, tetapi data. Karena laptop, hardisk yang menyimpan data-data kerja korban dibawa pelaku. Sedangkan, komputer tidak diambilnya. Selain itu, pelaku juga mengambil televisi dan kaligrafi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, usai mendapatkan laporan korban, Unit piket SPKT, Identifikasi Polresta Palembang langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP.

“Laporan korban sudah kita terima, dan anggota kita sudah melakukan olah TKP, dan memulai proses penyelidikan, doakan saja pelaku cepat kita tangkap,” jelas Marully. (korankito.com/denny)