Salah Sasaran, Riki Nyaris Diculik

 

Palembang –Gara-gara kakak kandungnya Rastan (38) memiliki utang kepada seseorang, Riki (24), adiknya yang tinggal di Jalan Letda Arozak, Lorong Satyawarga, Kelurahan Duku, Kecamatan Ilir Tmur (IT) II, Palembang ini, nyaris menjadi korban penculikan yang dilakukan tujuh orang preman.

Beruntung, Riki selamat dari aksi penculikan tersebut. Ditemani orangtuanya, Riki mendatangi Mapolresta Palembang, Rabu (14/12) sekitar pukul 15.00, untuk membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.
Di hadapan petugas SPKT Polresta Palembang, Riki menuturkan kejadian bermula saat ia sedang berada di Kantor Perbakin Kota Palembang, Jalan POM IX, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang. Kemudian, ia mendapatkan telepon dari saudaranya yang mengatakan ada beberapa orang mencarinya.

“Saya bilang, kalau lagi berada di Kantor Perbakin. Jika memang penting, temui saya di sini. Beberapa jam kemudian, pelaku datang dengan menggunakan mobil Xenia. Saya dekati mobil itu, ada orang tujuh. Tiga orang langsung menarik saya masuk ke dalam mobil,” tuturnya.

Mendapati hal tersebut, ia pun berontak dan menjerit minta tolong hingga mengundang perhatian warga sekitar. Pelaku langsung kabur meninggalkan korban sendirian.

“Mereka itu pasti salah orang, yang punya utang kakak kandung saya dengan seorang bos besar, tidak jauh berapa jumlahnya, tetapi mereka menculik saya. Saya berharap pelaku cepat ditangkap,” katanya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporan sudah kita terima, dan akan segera memeriksa saksi-saksi yang ada,” katanya.korankito.com/denny