Bisa Dipercaya

Merger 16 SDN Atasi Kekurangan Guru

Palembang–Sebanyak 19 SDN merger dan dialihfungsikan menjadi SMP. Merger sekolah dasar negeri (SDN) yang berbeda dalam satu komplek ini diyakini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan dan pemberian bantuan dana.

Dari data yang berhasil dihimpun oleh Koran Kito, hingga Desember ini merger SDN sudah mulai berjalan. Awalnya ada 267 SDN setelah merger menjadi 248 SDN di Kota Palembang.

Kepala Disdikpora Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, tujuan utama merger sekolah yang berbeda nomor sekolahnya dan berada dalam satu komplek untuk memfokuskan peningkatan kualitas pendidikan dan pemberian bantuan dana sekolah. Selain itu untuk menutupi kekurangan guru yang selama in terjadi.

Berita Sejenis
1 daripada 3.065

“Ada 16 SDN yang dimerger dan tiga SDN yang dialihfungsikan menjadi sekolah menengah pertama (SMP). Jadi total ada 19 SDN yang dihapuskan, dari 267 menjadi 248 SDN yang masih dipertahankan.” Kata Zulinto, Selasa (13/12).

Kepala SDN 35 Palembang Naimah menambahkan, rencana merger SDN 38 dan SDN 35 sudah beredar sejak 2 tahun lalu. Namun realisasi merger ini baru diterima pihaknya pada Jumat (9/12).

“Seandainya memang segera direalisasikan maka kami tidak akan menggunakan sistem double shift lagi dalam kegiatan belajar mengajar. Namun, sampai saat ini kami belum tahu jumlah siswa dan ruangan belajar yang ada di SDNegeri 38 Palembang. Tapi khusus SDN 35 Palembang mempunyai 14 ruangan belajar dengan jumlah siswa sebanyak 530 orang,” pungkasnya.ejak