Bisa Dipercaya

Dicopet di Bus Kota, Rp5 Juta Melayang

LAPOR-Sri saat melaporkan aksi pencopetan di bus kota ke petugas Polresta Palembang.

 

Palembang- Kawanan pencopet yang sering beraksi di dalam bus kota kembali beraksi. Kali ini korbannya Sri Sandika (25) yang harus kehilangan dompet berisi uang tunai Rp5 juta.

Ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Gaja Mati, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumsel langsung membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang atas peristiwa yang dialaminya, Rabu (14/12) pagi.

Berita Sejenis

Moral Milik Pendidik

Suami Pergoki Istri Tidur Tanpa Busana di Kamar Kos PIL

Belasan Motor ‘Bali’ Dikerangkeng

1 daripada 3.101

Di hadapan petugas SPKT Polresta Palembang, korban menuturkan kejadian tersebut bermula saat dirinya baru saja tiba di Kota Palembang untuk berkunjung ke rumah saudaranya di kawasan Kertapati dengan menumpang bus kota.

Namun, setibanya di Jalan HM Ryacudu, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, ia baru sadar dompet miliknya di dalam tas selempang yang dirinya gunakan sudar raib.
“Saya tidak tahu kapan diambil pelaku. Seingat saya, waktu bayar ongkos masih ada, setelah itu ada dua pengamen yang mempepet saya. Baru sadar sudah turun dari bus, saat mau beli minum melihat dompet saya sudah hilang. Ada uang Rp5 juta, buku tabungan, dan surat penting,” ujar Sri.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan segera ditindaklanjuti. “Laporannya sudah kita terima, anggota kita akan melakukan penyelidikan,” singkatnya.korankito.com/deny