Bisa Dipercaya

550 PNS Pemkot Masuki Masa Pensiun

SOSIALISASI – Sosialisasi ketaspenan bagi PNS yang akan pensiun pada tahun 2017 di lingkungan Pemerintah Kota Palembang di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (13/12) Foto/Ria

Palembang – Pensiun menjadi sesuatu hal yang terkadang menjadi momok untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah memasuki masa Purna bakti atau masa persiapan pensiun. Terkadang banyak para PNS yang bingung setelah memasuki masa pensiun terlebih lagi PNS yang memiliki jabatan di suatu instansi.

“Yang biasanya dilayani, difasilitasi, dihormati setelah pensiun semua akan hilang tidak lagi mendapatkan fasilitas bahkan diperhatikan,” ungkapnya, usai membuka sosialisasi ketaspenan bagi PNS yang akan pensiun pada tahun 2017 di lingkungan Pemerintah Kota Palembang di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (13/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3.098

Karena itu jelas Harobin, PNS yang akan pensiun harus sudah siap. kepercayaan diri harus ditanamkan bahwa sebagai PNS telah melaksanakan tugas dengan baik, sudah menjalankan kewajiban kepada pemerintah.

“Ingatlah jabatan hanya amanah sementara. Jaga kesehatan, atur pola keseharian pasca pensiun. Lakukan aktivitas yang disukai agar hidup tidak hampa,” ujarnya.

Kendati banyak PNS yang memasuki masa pensiun tambah Harobin, bukan berarti ada kekurangan jumlah PNS di lingkungan Pemkot Palembang. Karena Palembang tidak termasuk untuk menambah pegawai PNS.

Saat menerima pegawai dari luar, BKD akan menghitung komposisinya seperti jumlah yang pensiun, meninggal dan sebagainya. Agar jangan sampai jumlah yang masuk tidak sesuai dengan jumlah PNS yang keluar jadi tidak ada pengaruh” jelasnya.

Senada disampaikan Kepala Kantor Cabang Taspen Armon Yahya yang mengatakan untuk jumlah PNS yang pensiun 2017 ada 550 orang terhitung dari 1 Januari sampai dengan Desember 2017 dengan mayoritas perempuan dan guru.

Para pensiunan ini nantinya akan menerima dana jaminan hari tua (THT) dan Tabungan Perumahan (Taperum) yang dipotong setiap bulan selama masa aktif sebagai PNS yang dibayarkan langsung saat pensiun sebagai bentuk penghargaan dari pemerintah selama mengabdi kepada negara.

Untuk Taperum sendiri jumlah potongan Setiap bulannya yang dikenakan kepada PNS berdasarkan golongan dengan perincian Rp 3 ribu untuk golongan satu, Rp. 5 ribu untuk golongan dua, Rp 7 ribu untuk golongan tiga dan Rp. 10 ribu untuk golongan empat.

“Untuk kewajiban PNS setelah pensiun akan dipotong dari gaji perbulan sebesar 10 persen termasuk askes, ” katanya.

Bahkan saat ini  para pensiunan PNS ini diberikan kemudahan melalui kerjasama dengan anak perusahaan Taspen yakni Bank Mandiri Taspen (Mantap), para pensiunan ini nantinya tidak perlu mengantri saat mencairkan gaji pensiunan mereka. “Dengan bermitra lebih dari 14 Bank yang ada akan mempermudah pns dalam melakukan transaksi pencairan pensiun mereka. Terlebih bagi pemegang tabungan Bank Mandiri bisa langsung pencairan dengan menggunakan ATM Mandiri,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Cabang Bank Mandiri Taspen Mochammad Adriyansah mengatakan Bank Mantap memberikan kemudahan pensiunan PNS dengan membuka rekening mandiri tanpa saldo minimum. Bahkan untuk menjangkau para pensiunan di luar Palembang ini nantinya  dalam waktu dekat pihaknya akan membuka dua cabang di Lubuk Linggau dan Lahat.

“Meskipun baru satu tahun Bank Mantap ini ada, sudah berhasil menjangkau 800 orang pensiunan uang menggunakan jasa bank Mantap dalam pencairan dana pensiunan mereka,” tutupnya. (korankito.com/ria)