Study Tour Diminta di dalam Provinsi

Kepala Dinas Pendidikan Widodo. Foto/Eja

 

Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta agar setiap sekolah yang hendak mengadakan study tour pasca ujian semester dilakukan di dalam wilayaj provinsi saja.

Kepala Disdik Sumsel Widodo mengungkapkan, sekolah yang mengadakan kegiatan study tour difokuskan di dalam provinsi, seperti di Kabupaten Lahat yang ada wisata batu megalit dan air terjun serta kabupaten kota lainnya yang mempunyai tempat wisata yang sarat akan nilai sejarah dan kebudayaan asli Sumsel. “Jadi fokuskan dulu study tour di Sumsel, setelah mengenal semua lokasi wisata disini barulah berwisata keluar provinsi. Ini juga kan sebagai promosi wisata Sumsel, nantinya mereka bisa memposting atau membuat laporan mengenai tempat wisata yang mereka kunjungi melalui sosial media yang bisa dilihat oleh wisatawan manca Negara. Jadi mereka para wisatawan yang belum tau potensi Sumsel secara tidak langsung dapat melihat melalui sosial media dan merasa tertarik untuk mengunjunginya,” ungkapnya.

Dikatakannya, sebelum melaksanakan study tour sekolah harus menyelesaikan seluruh kegiatan di sekolah baik itu ujian semester, pembagian rapor maupun kegiatan lainnya. “Saya berharap sekolah menyiapkan siswanya untuk bisa mengikuti ujian dulu, karena kecenderungan dari pemerintah pusat ujian tetap dilaksanakan apapun keadaannya. Jadi laksanakan dulu ujian, jika memang ada kesempatan dan dana untuk studi tur maka silahkan dilaksanakan,” tutur Widodo.

Sementara itu Plt Kepala SMAN Sumsel Nanang Adi Prayitno mengakui, jika sejak 2012 lalu sekolahnya melakukan kegiatan studi tur seusai melaksanakan ujian semester. Kunjungan yang pihaknya lakukan difokuskan ke perguruan tinggi ternama di Indonesia. Hal ini juga sebagai pengenalan dan memotivasi siswanya untuk berusaha masuk ke universitas tersebut. “Dari 2012 kita melakukan kunjungan ke universitas ternama seperti Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Jadi selain berwisata mereka juga dapat pembelajaran dan bekal untuk menuju kampus yang mereka inginkan,” tutupnya. (korankito.com/Eja).