Perusahaan Pengelola Trans Musi Fokus Lakukan Peremajaan

Armada Bus Rapit Transit (BRT) Trans Musi. Foto/sungimusi

 

Palembang – Perusahaan pengelola bus Trans Musi, PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) sudah mendapat respon dari Kementerian Perhubungan untuk segera memenuhi permintaan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terkait penambahan armada Bus Rapit Transit (BRT) Trans Musi.

Direktur Operasional SP2J Antoni Rais yang mengatakan, pihaknya masih menunggu Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang yang sedang berangkat ke Jakarta untuk memastikan Bus Transmusi tersebut akan sampai di Palembang. Dikarenakan seharusnya 50 unit bus yang diajukan tersebut sudah masuk awal bulan ini. “Untuk meningkatkan pelayanan publik untuk angkutan darat. Rencananya ada 50 bus jenis Hyno dengan ukuran medium. Kapasitasnya pun untuk 23 penumpang,” ujarnya Jumat (9/12).

Saat ini jelasnya Pemkot sudah memiliki 170 armada Bus Trans Musi dengan rincian 20 unit perbaikan dan 150 siap beroperasi. Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah akan ada trayek baru dengan adanya penambahan BRT Transmusi yang bakal segera beroperasi.

Hanya saja, saat ini pihaknya memprioritaskan untuk melakukan perawatan fasilitas dengan meremajakan sejumlah bus maupun halte. “Terutama tempat ramai, seperti di simpang Soekarno Hatta atau titik-titik Transit dan peralihan,” jelasnya.

Sedangkan untuk transaksi pembayaran sendiri masih menggunakan cara lama. Nantinya penumpang akan memiliki smart card dan bagi yang belum bisa memakai tiket resmi yang dikeluarkan SP2J. “Ke depan kita akan adakan kerjasama dengan Bank Indonesia,agar smart card ini bisa terintegrasi seperti e-Money. Dalam waktu dekat rute Palembang-Indralaya yang akan kita terapkan,” ujar Antoni.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk bisa memantau kedisiplinan awak Trans Musi. Seperti menagih karcis baru kepada pramugara ketika naik Trans Musi. “Apabila ada yang tidak memberikan tiket, langsung lapor ke call center. Karena kita ingin menerapkan sistem yang bersih di tubuh SP2J,” tukasnya. (korankito.com/ria)