Dipicu Masalah Rumah Tangga, IRT Gantung Diri

BUNUH DIRI : Jenazah Roheni saat di kamar mayat RSUD Palembang BARI. Foto/Humas Polresta Palembang.

Palembang- Diduga dipicu masalah rumah tangga yang tak kunjung selesai, Roheni (28) yang tinggal di Jalan Faqih Usman, Kelurahan 3/4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Jenazah ibu rumah tangga (IRT) itu ditemukan dalam keadaan tergantung mengunakan seutas tali berwarna putih di dalam kamar mandi rumahnya, Lorong Prajurit Nangyu, No 164, RT 03, RW 02, Kamis (8/12) sekitar pukul 17.00.
Berdasarkan data yang dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh anak yakni Anggara (10) yang hendak membuang air kecil di dalam kamar mandi tersebut.
Melihat tubuh ibunya tergantung Anggara pun memanggil ayahnya A Rafiq (35) yang sedang berada di ruang tamu. Lantas suami korban dibantu saksi Jawut (35) mengevakuasi jenazah korban.
Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut. Menurutnya, setelah mendapatkan laporan dari warga, pihak kepolisan Polresta Palembang langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Andi mengatakan, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya, lantaran dipicu masalah rumah tangga yang tidak kunjung selesai. “Murni bunuh diri, karena hasil visum sementara, kita tidak mendapati adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tutupnya. (korankito.com/denny)

BUNUH DIRI : Jenazah korban Roheni saat di kamar mayat RSUD Palembang BARI. Foto/Humas Polresta Palembang.