Begal di Jakabaring Semakin Merajalela

BEGAL DI JAKABARING : Nurmawati korban aksi begal Jakabaring, siang tadi, melaporkan ke SPKT Polresta Palembang, atas peristiwa yang dialaminya kehilangan Rp1,2 juta digondol begal. Foto/Denny.

Palembang – Dalam dua pekan terakhir aksi begal di kawasan Jakabaring semakin merajalela. Kali ini kawanan begal beraksi menodongkan senjata api (senpi) kepada Nurmawati (49), siang tadi, akibatnya uang Rp1,2 juta amblas.
Peristiwa tersebut dilaporkan korban kepada petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, sesaat setelah kejadian.
Menurut korban yang tercatat sebagai warga Lorong Langgar, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang itu, sekitar pukul 12.00 bersama anaknya Ramadoni (17) hendak pergi ke pasar Induk Jakabaring, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang.
Kemudian, saat melintasi Jalan Gubernur H A Bastari, tepatnya di depan Dekranasda, Kecamatan SU I, Palembang, korban dipepet enam orang tak dikenal dengan mengendarai dua sepeda motor. Lalu, satu motor yang berada di belakang, langsung menendang sepeda motor korban.
Sehingga sepeda motor yang dikendarai olah anaknya Doni menjadi oleng dan terjatuh. Saat itulah, tiga orang pelaku langsung turun dan menodongkan senpi kearah korban, seraya meminta barang-barang berharga yang dibawanya.
“Kami mau ke pasar, tiba-tiba di jalan pelaku langsung mepet, serta dari arah belakang, pelaku menendang motor hingga kami terjatuh. Mereka, turun serta menodongkan pistol ke arah kami. Karena ketakutan, saya pun menyerahkan tas yang saya pegang ke pelaku,” ucap korban.
Saat hendak kabur, lanjutnya, pelaku juga sempat hendak mengambil sepeda motor yang dikendarainya. Hanya saja, saat dihidupkan, motor tersebut tidak bisa dihidupkan. Sehingga, pelaku kabur hanya membawa tas yang berisikan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta yang tadinya untuk belanja. “Mereka mau mengambil motor saya, tetapi mesinnya tidak nyala. Saya pun menjerit minta tolong, pelaku kabur. Didalam tas saya itu, ada uang Rp 1,2 juta, buku tabungan, dan surat-surat penting lainnya, sedangkan kalau luka, saya hanya mengalami luka lecet di pipi dan tangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban akan segera ditindak lanjuti. “Kita akan sebar anggota kita di lapangan untuk mengejar para pelaku,” kata Marully. (korankito.com/denny)