Ada-ada Saja, Rebutan Penumpang Dua Pengayuh Becak Adu Jotos

REBUTAN PENUMPANG: Pengayuh Becak Rudi datangi SPKT Polresta Palembang, tadi pagi, melaporkan rekan seprofesinya MA karena menganiaya. Foto/Denny

Palembang- Dipicu rebutan penumpang, dua pengayuh becak yakni Rudi Hartono (43) dan MA (45) yang biasa mangkal di Jalan Sayangan, Lorong Rumah Buruh, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Palembang, terlibat adu jotos, Jum’at (9/12) sekitar pukul 07.00.
Atas kejadian tersebut, Rudi yang tinggal di Jalan Gubernur H A Bastari, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang harus mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kanan, dan kening, serta jari tengah tangan kanannya nyaris putus.
Sehingga, bapak satu anak ini, mendatangi Mapolresta Palembang, sekitar pukul 09.00, untuk membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, atas perbuatan yang dilakukan rekan seprofesinya tersebut.
Dihadapan petugas piket, Rudi menuturkan kejadian tersebut berawal saat dirinya bersama terlapor MA sedang menunggu penumpang di Jalan Sayangan, Kecamatan Ilir Timur  (IT) I, Palembang. Lalu, datanglah seorang penumpang, yang menurut korban merupakan langganannya.
Melihat korban membawa penumpang tersebut, terlapor malah marah-marah kepada Rudi, sehingga terjadiah perkelahian diantara keduanya. MA menggigit jari tengah korban, merasa kesakitan korban pun terjatuh. Saat itulah, MA memukulkan kayu gelam di kepala korban.
Beruntung, perkelahian keduanya tak berlangsung lama, saksi Usup yang melihat kejadian tersebut, langsung melerainya. Merasa tak senang sudah dianiaya, Rudi pun melaporkan perbuatan MA ke Mapolresta Palembang.
“Saya itu, menarik langganan saya, tetapi dia marah. Langsung memukul saya, dan menggigit tangan saya. Bahkan, pas, saya terjatuh dia kembali memukul saya menggunakan kayu gelam di bagiah kepala,” ucap korban saat memberikan keterangan di SPKT Polresta Palembang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan jika korban Rudi sudah membuat laporan di SPKT Polresta Palembang. Selanjutnya, korban akan segera dimintai untuk melakukan visum di Rumah Sakit (RS) terdekat.
“Laporannya sudah kita terima, dan akan segera melakukan proses penyelidikan. Kita juga akan memanggil terlapor untuk dimintai keterangan, termasuk saksi-saksi juga,” singkatnya. (korankito.com/denny)