Bisa Dipercaya

SMAN Sumsel Gelar Kunjungan Edukatif

Palembang – Selesai mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS), seluruh siswa kelas X dan XI Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan kunjungan edukasi ke beberapa tempat, yakni Graha Teknologi Provinsi Sumsel, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Musi, PT. Sinar Sosro, dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur.

Menurut Plt Kepala SMAN Sumsel Nanang Adi Prayitno, kegiatan belajar yang aktif, inovatif dan relevan tidak selalu harus dilakukan di area sekolah atau di dalam kelas saja. Kegiatan-kegiatan lain seperti kelas outdoor dan kunjungan keluar sekolah, perlu dilakukan.

Berita Sejenis
1 daripada 3.079

“Kunjungan edukatif tersebut didasarkan oleh kebutuhan masing-masing kelas dan tingkatnya. Dalam kunjungannya ke Graha Teknologi, siswa kelas X jurusan IPA belajar dan mengenal lebih dalam mengenai tanaman hydroponic, dan melihat simulasi riset sains sederhana lainnya,” ungkap Nanang.

Sedangkan untuk siswa kelas XI IPA yang berjumlah 75 orang, mengunjungi PDAM Tirta Musi untuk belajar mengenai proses pengolahan air minum. Di kelompok lainnya, ada 63 siswa kelas X dan XI jurusan IPS mengunjungi PT. Sinar Sosro dan PT. Indofood CBP Sukses Makmur untuk belajar proses bisnis dan produksi.

“Kegiatan kunjungan edukatif siswa ini didampingi oleh guru bidang studi masing-masing kelas. Di setiap kunjungan dilakukan sesi tanya jawab antara siswa dan pengelola tempat yang dikunjungi. Terlihat para siswa mengikuti setiap sesi dengan sangat antusias,” katanya.

Sementara itu, guru Kimia SMAN Sumsel Handayani yang mendampingi siswa pada kunjungan ke PDAM Tirta Musi menyampaikan, setiap tahun guru bidang studi selalu merencanakan kunjungan edukatif ke tempat-tempat yang sesuai dengan teori yang disampaikan di kelas.

Hal ini bertujuan agar para siswa dapat lebih memahami apa yang telah guru sampaikan. Selain itu, kunjungan edukatif ini dapat memberikan pengalaman secara praktis kepada siswa.

“Setelah kunjungan edukatif ini dilaksanakan, para siswa diwajibkan membuat laporan tertulis mengenai kunjungan yang berisi mengenai hal-hal baru yang telah dipelajari dari kunjungan-kunjungan yang dilakukan,” jelasnya. (korankito.com/eja)