Polresta Palembang Raih Penghargaan ITK Terbaik 

PRMOHONAN – Seorang warga sedang mengajukan permohonan pembuatan Surat Catatan Kelakuan Polisi (SKCK) di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang. Foto/Denny

Palembang- Upaya Polresta Palembang yang terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik, dengan metode dan sistem berbasis IT akhirnya berbuah manis. Pasalnya, dari 70 Polresta yang ada di Indonesia, Polresta Palembang menduduki peringkat pertama Indeks Tata Kelola (ITK) Polri.
Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono membenarkan penghargaan yang diterima Polresta Palembang. Ia pun mengapresia kinerja jajaran Polresta Palembang dalam memberikan pelayanan publik sehingga bisa meraih penghargaan ITK tersebut.

“Penghargaan itu menyangkut tata kelola pemerintahan maupun pelayanan di Polresta Palembang. Penghargaan ITK ini, tentu akan sangat berdampak baik bagi kepolisian khususnya di Palembang. Itu artinya, kepercayaan masyarakat Palembang kepada polisi sudah tumbuh kembali,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/12) sore.

Selain dari aparat kepolisian Polresta Palembang, lanjutnya, peraih penghargaan ITK juga tak lepas dari peran masyarakat yang selalu mendukung setiap langkah yang diambil Polresta Palembang dalam rangka menjalankan penegakan hukukum dan memberikan pelayanan.

“Untuk tipe Polresta, Polresta Palembang meraih peringkat pertama. Namun, untuk secara keseluruhan mencakupi Polresta, Polrestabes, Polrestro, dan Polres, Polresta meraih peringkat ke sembilan. Tentunya, hal ini sangat membanggakan,” terangnya.

Kendati demikian, Wahyu mengungkapkan tak akan langsung berpuas diri dengan penghargaan yang Polresta Palembang raih. Sebab, masih ada beberapa hal yang harus dibenahi agar nantinya peran Polresta Palembang dalam penegakan hukum dapat berjalan maksimal.

“Tentunya ini akan menjadi acuan kita agar bisa jauh lebih baik. Masih banyak yang harus dibenahi agar kecintaan dan kepercayaan masyarakat kepada polisi semakin meningkat,” tambahnya.

Diketahui, ITK Polri adalah suatu ukuran yang menggambarkan pencapaian tugas pokok suatu organisasi khususnya Polri. Dimana ITK, merupakan alat untuk membandingkan kinerja secara obyektif, fair, akurat, dan tolok ukur kemajuan yang dicapai sekaligus dapat digunakan sebagai landasan untuk pengambilan kebijakan berdasarkan bukti.

ITK diimplementasikan berdasarkan tujuh prinsip tata kelola kepolisian yang baik yakni kompetensi, responsif, perilaku, transaparan, keadilan, efektivitas, dan akuntabilitas. Tujuh prinsip tata kelola itu digunakan untuk mengukur sembilan area atau fungsi pada kepolisian, antara laim Sabhara, Reserse Umum, Reserse Khusus, Reserse Narkoba, Lalu Lintas, Intelijen Keamanan, Pembinaan Masyarakat, Polisi Air, serta Manajemen Sumber Daya Manusia.

“Ada enam indikator penilaian ITK itu. SDM, sarana dan prasarana, anggaran, pengawasan, sistem dan metode, serta inovasi. Selama ini kita terus berinovasi untuk mempermudah dalam pelayanan masyarakat. Dan itu juga menjadi penilaian,” tutup Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara. (korankito.com/denny)