Bisa Dipercaya

Ditipu Oknum Polisi, Syaiful Lapor ke Polda Sumsel

Palembang – Niat untuk membantu, Syaiful Anidin (59) warga Dusun l, Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim ini malah menjadi korban penipuan oleh oknum anggota kepolisian bernama Supratman alias Batman, yang berpangkat Aiptu, pada 21 Juli 2014 lalu.

Syaiful yang datang langsung sendiri dari desa Gunung Magang ini melaporkan Supratman yang bertugas di Sat Sabhara Polres Muara Enim, ke Propam Polda Sumsel setelah laporannya di Polres Muara Enim, tak ditanggapi.

Berita Sejenis

Mainkan Ponsel, Pramono Diduga Tersambar Petir

Novan Setya Datang, SFC Juga Boyong Dzumafo

Moral Milik Pendidik

1 daripada 3.102

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya Supratman datang kepada Syaiful untuk menggadaikan mobil Toyota Kijang Inova sebesar Rp 22 juta dan menitipkan motor dinas miliknya, dengan janji akan mengembalikan uang satu bulan kemudian dan dibuat perjanjian diatas materai disaksikan kepala desa Gunung Magang.

Setelah satu bulan berjalan, Supratman mengaku belum memiliki uang untuk mengembalikan pinjaman. Tak berapa lama, Syaiful didatangi dua orang suami istri yang mengaku sebagai pemilik mobil tersebut dan Supratman hanya meminjam.

“Waktu itu Supratman datang dan meminjam uang dengan menggadaikan mobil sebesar Rp 22 juta. Tapi ternyata mobil itu bermasalah,” ungkap Syaiful, Kamis (8/12).

Hingga, akhirnya Syaiful melaporkan Supratman ke Polres Muara Enim sembari mengembalikan motor dinas milik Supratman. Namun yang membuat jengkel Syaiful, saat laporannya tak kunjung ditanggapi, ia mendapat kabar jika Supratman berhasil menjalani pendidikan di Betung.

“Setelah mendengar kabar Supratman bisa lolos pendidikan, saya jengkel pak, sebab darimana dia bisa lolos kalau di Polres tempat dia bertugas saja bermasalah,” jelasnya.

Selain itu, dirinya berharap agar pihak kepolisian bisa memberikan keadilan, lantaran dirinya sudah jauh-jauh pergi sendiri dari Desa Magang ke Palembang agar proses ini bisa selesai. “Saya mengharapkan sekali keadilan dan saya berharap polisi bisa memproses anggotanya yang terlibat dalam kasus pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Cahyo Budi membenarkan jika laporan pelapor sudah diterima dan kini pihaknya akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum memanggil terlapor.

“Laporan sudah kita terima, nanti akan kita panggil. Tapi saat ini akan kita selidiki terlebih dahulu,” singkat Cahyo. (korankito.com/kardo)