Ketua Umum PP PBSI Periode 1993-1997 Soerjadi Berpulang

 

Ketua Umum PP PBSI periode 1993-1997 Soerjadi . Foto/ist

 

Palembang – Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 1993-1997 Soerjadi meninggal dunia Rabu (17/12) pukul 13.40, karena sakit jantung.

Saat ini jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Al-ikhlas no 21,  Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta.

“Benar, beliau mantan Ketua Umum PP PBSI,” ujar Kasubbid Pengembangan dan Pembinaan PP PBSI Edy Prayitno ketika dihubungi via telepon seluler, tadi siang.

Menurut Edy, meskipun ia belum pernah duduk dalam satu kepengurusan, tangan dingin Purnawirawan Jendral bintang tiga itu berhasil membawa PBSI meraih beberapa prestasi. Mantan Wakasad ini mampu mengantarkan para pemain berjaya. ‘’Kejuaraan-kejuaraan perseorangan di seluruh belahan dunia, hampir semuanya didominasi pemain tim Garuda,’’ papar Edy sembari menyebutkan, kejuaraan dunia bulutangkis, All England, serta turnamen-turnamen terbuka lain yang digelar di Jepang, Cina, Hong Kong, Korea, Malaysia, Denmark, Swedia, Swiss, hingga Final Grand Prix, selalu dikuasai pemain Indonesia.

Begitu pula di ajang multi cabang, papar Edy lagi, medali emas yang disediakan dalam pesta olahraga SEA Games hingga Asian Games, selalu diborong atlet-atlet Indonesia. Ibaratnya, setiap pemain Indonesia turun, hasilnya selalu juara. Di bawah kepemimpinan Soerjadi era 1993 – 1997, bulutangkis Indonesia mengalami masa keemasan. “Maju atau tidaknya suatu kepengurusan, ditentukan oleh prestasi atletnya kala itu. Di kepengurusan beliau, atlet memperoleh prestasi yang cukup baik,” terangnya.

Kini, salah satu putra terbaik badminton tersebut telah berpulang. Rencananya jenazah akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Kamis (8/12). (korankito.com/resha)