Ditipu Polisi Gadungan, Rp 2 Juta Melayang

 

PENIPUAN : Agung Imam Heriansyah lapor ke SPKT Polresta Palembang karena tertipu polisi gadungan, Rabu (7/12). Foto/Denny

 

Palembang – Aksi penipuan dengan modus telepon yang mengabari adanya korban kecelakaan berhasil meraup uang Rp2 juta dari Agung Imam Heriansyah (21).

Menurut Agung, penipuan tersebut dilakukan seseorang yang mengaku sebagai polisi mengabari bahwa telah terjadi kecelakaan yang menimpa Joko Abimayu (19). ‘’Saya baru bangun tidur, mendapatkan telepon seorang yang bernama Rudi, mengaku kalau anggota polisi Polresta Palembang. Dia mengatakan jika adik saya, mengalami kecelakaan dan korbannya meninggal dunia. Terus adik saya, menyerahkan diri ke pihak kepolisian,” katanya di hadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Rabu (7/12).

Kemudian, lanjutnya, pelaku meminta uang sebesar Rp 4 juta sebagai uang tutup mulut, jika nantinya ada keluarga korban yang meninggal dunia tersebut, membuat laporan di Polresta Palembang atas kejadian kecelakaan yang menimpa adik kandungnya tersebut. “Dia meminta uang Rp 4 juta, untuk tutup mulut kalau nanti ada yang membuat laporan kecelakaan. Karena tidak punya uang, saya bilang hanya ada Rp 2 juta sebagai uang muka (DP). Dan, saya transfer uang itu ke rekening atas nama Supandi Ahmad,” terangnya.

Masih dikatakannya, pelaku kembali meminta sejumlah uang dan memintanya untuk mencari pinjaman terlebih dahulu. Lalu, saat ia mendatangi tempat kuliahnya, Agung melihat kalau adiknya dalam keadaan baik-baik saja. Saat itulah, dirinya baru sadar jika sudah menjadi korban penipuan.

“Saya tidak sempat mengecek lagi keberadaan adik saya. Karena panik, dan mendengar suara tangisan, makanya saya langsung percaya dan mentransfer uang. Tetapi, pas saya ke kampus, melihat adik saya baik-baik saja, disitu baru sadar kalau sudah di transfer,” tambah pemuda yang tinggal di Lorong Kemang Manis, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang itu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. Selanjutnya, akan segera ditindak lanjuti. “Laporan sudah kami terima, dan akan segera kita selidiki,” singkat Marully. (korankito.com/denny)