Dikeroyok Sopir Angkot, Fahmi Lapor Polisi

DIKEROYOK SOPIR: Fahmi datangi SPKT Polresta Palembang untuk melaporkan peristiwa pengeroyokan yang dilakukan sopir angkot terhadap dirinya, Rabu (7/12). Foto/Denny

 

Palembang- Lantaran telah menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan sopir angkutan kota (angkot) jurusan 7 Ulu-Tangga Takat bersama kelima temannya, membuat Muhammad Fahmi (24) mendatangi Mapolresta Palembang, Rabu (7/12) sore.

Kedatangan remaja yang tinggal di Jalan KH Azhari, Lorong Aneka, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang ini, untuk membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, atas perkara pengeroyokan yang dialaminya.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian tersebut bermula saat korban bersama saksi Abdurahman sedang mengendarai sepeda motor hendak ke Polresta Palembang mengantarkan pesanan makanan, Selasa (6/12) sekitar pukul 17.00.

Kemudian, saat melintasi kawasan Jalan KH Azhari, Kecamatan SU I Palembang, motor yang dikendarai oleh korban bersama saksi bersenggolan dengan mobil angkot dari arah berlawanan, lantas Fahmi pun menjerit.

Mendengar jeritan korban, pelaku menghentikan laju kendaraannya, sehingga terjadilah cekcok mulut diantara Fahmi dan pelaku. Namun, keributan tersebut tak berlangsung lama, pelaku memilih meninggalkan korban. Akan tetapi, korban yang merasa kesal, lantas menendang mobil pelaku. “Kemudian dia turun bersama teman-temannya, dan langsung memukuli saya secara bergantian dengan menggunakan tangan kosong,” ungkap korban saat memberikan keterangan di SPKT Polresta Palembang.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di kepala, tangan kanan kiri, serta luka lecet di bibir. Sehingga, membuat pengaduan di Polresta Palembang. “Mereka juga sempat mengancam, tunggulah. Karena kami takut, terjadi lagi, makanya lapor polisi,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban. “Akan segera kita tindak lanjuti, termasuk memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut,” singkat Marully.(korankito.com/denny)