Jalan Utama dari Km 12 ke Jalan H Burlian Ditutup Total

TUTUP TOTAL: Simpang bandara emas dari kilometer (km) 12 ke arah Jalan Kol H Burlian mulai Ahad (4/12) malam dilakukan penutupan total. Foto/Sripo

TUTUP TOTAL: Simpang bandara emas dari kilometer (km) 12 ke arah Jalan Kol H Burlian mulai Ahad (4/12) malam dilakukan penutupan total. Foto/Sripo

 

Palembang – Simpang bandara emas dari kilometer (km) 12 ke arah Jalan Kol H Burlian mulai Ahad (4/12) malam dilakukan penutupan total karena di lokasi tersebut tengah dilaksanakan penggalian pondasi Fly Over Simpang Tanjung Api-Api (TAA) .

Pantauan Koran Kito, Senin (5/12) siang kawasan tersebut di tutup menggunakan papan pembatas berwarna kuning hitam, serta sebuah alat berat berada di kawasan tersebut untuk melakukan pengerjaan proyek fly over. Akibatnya para pengguna kendaraan baik roda dua dan roda empat menjadi bingung. Bahkan, sempat terjadi kecelakaan ringan, karena pengendara yang tiba-tiba berbelok ‎saat mengetahui jalan yang hendak mereka lalui di tutup.

Selain itu pengendara yang hendak melintas ke arah km 12 atau dari arah km 12 hendak ke kota, banyak yang melintas jalur alternatif, yakni kawasan Maskarebet. Sehingga, kawasan tersebut menjadi padat merayap, soalnya banyak pengendara yang melintas. Di beberapa titik persimpangan pun, ada beberapa polisi yang berjaga agar tidak terjadi kemacetan di kawasan tersebut.

Menanggapi hal tersebut PPK Fly Over Simpang TAA Harun Nurasyid membenarkan jika sedang dilakukan penutupan jalan di kawasan pengerjaan fly over Simpang TAA ini. Penutupan tersebut karena akan ada pengerjaan  frontage di kawasan tersebut. “Kawasan tersebut nantinya akan dibeton, makanya harus di tutup penuh. Yang ditutup jugakan, hanya di lokasi pengerjaan itu saja,” ujarnya saat dihubungi via seluler.

Harun menjelaskan, penutupan jalan tersebut dilakukan sampai pengerjaan frontage itu selesai. Setelah pengerjaan frontage tersebut selesai jalan tersebut akan dibuka lagi.  “Lamanya penutupan belum tahu sampai kapan. Kalau yang jalur sebelahnya jelas, di tutup hingga pembangunan fly over Simpang TAA selesai, kalau yang sebelah sini, hanya sampai frontage ini selesai,” tegasnya.

Harun berdalih, sebelum melakukan penutupan jalan ini, ia sudah melakukan koordinasi dengan anggota Sat Lantas Polresta Palembang serta Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi masalah kemacetan. “Macet itukan resiko pembangunan. Kalau tidak ditutup, ya kita tidak jadi membangun. Masyarakat diharapkan bersabar,” katanya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Harris Batara SIk mengatakan, tidak bisa berbuat banyak akibat penutupan jalan tersebut. “Ya mau bagaimana lagi, kalau memang jalannya ditutup akibat pembangunan,” jelasnya.

Harris hanya menyayangkan, jika terjadi penutupan kawasan tersebut, terkesan mendadak, dan tanpa pemberitahuan. “Awalnyakan di tutup hanya separuh, lah ini di tutup semua. Nanti juga masyarakat terbiasa akibat perpindahan jalur seperti ini. Saya juga belum tahu ya berapa lama jalan ini akan di tutup,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Sulaiman Amin mengaku belum mengetahui jika ada penutupan jalan tersebut. “Belum tahu, nanti akan kita cek. Untuk masalah macet akibat penutupan jalan tersebut, itu sebenarnya wewenang pihak kepolisian,” tukasnya.

Diinformasikan bagi pengendara yang hendak melintas di Jalan Kol H Burlian tepatnya di kawasan KM 9-KM 10 ini, dapat melintas melalui jalan by pass Alang-Alang Lebar yang nantinya akan tembus ke Jalan Soekarno Hatta.‎ Sementara untuk warga sekitar atau kendaraan kecil yang hendak yang hendak menuju ke Jalan Soekarno Hatta bisa melintas melalui Jalan Sembaja, Jalan Rama Raya, Jalan Pindang Umak, dan kawasan maskarebet. (korankito.com/ria)