Toko Milik Mukminin Dijebol, 70 Ponsel Raib

PENCURIAN: Dua polisi tengah olah TKP di toko milil Mukminim yang dijebol maling, Sabtu (3/12) Subuh.Foto/Denny.

PENCURIAN: Dua polisi tengah olah TKP di toko milil Mukminim yang dijebol maling, Sabtu (3/12) Subuh.Foto/Denny.

Palembang – Toko telepon seluler (ponsel) di Jalan HM Ryacudu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang dibobol maling, Sabtu (3/12) Subuh, akibatnya 70 unit ponsel berbagai merek, dua laptop serta barang lainnya raib dibawa kabur.
Atas kejadian itu, pemilik toko Mukminin (27) mendatangi Mapolsekta SU I Palembang untuk membuat pengaduan atas peristiwa yang dialaminya.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban Mukminin saat kejadian, sedang berada dirumahnya di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Damai, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I Palembang. Kemudian, sekitar pukul 05.00, ia mendapat kabar dari seorang penjaga malam Hasan (50) yang. mengatakan jika toko ponsel miliknya dibobol maling. Lantas, ia pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melihat jika toko ponselnya sudah terbuka dengan kunci gembok rusak. “Jam 05.00 saya ditelpon, katanya toko saya sudah dimasukin maling. Saya langsung kesini, melihat toko saya sudah terbuka. Ponsel 70 unit, laptop dua unit, memori card, dan voucher pulsa. Kalau diperkirakan hampir Rp 80 juta kerugiannya,” jelas korban saat ditemui di lokasi kejadian.
Sementara itu, petugas keamanan Hasan menuturkan jika sekitar pukul 04.00, ia melihat ada lima orang tak dikenal berada di depan toko ponsel korban dengan membawa sejumlah senjata tajam. “Memang ada sekitar lima orang duduk di depan toko itu, bawa pedang. Tetapi saya tinggal mencari makan, di bawa Jembatan Ampera. Pas, pulang lagi kesini, saya melihat toko sudah terbuka, saya langsung telpon pemiliknya,” tambah Hasan.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, Unit SPKT dan Identifikasi Polresta Palembang langsung mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan memeriksa saksi. “Kita akan melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku,” singkat Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Marully Pardede. (korankito.com/denny)