Suami Marah-marah, Istri Lapor Polisi

KDRT : Seorang ibu rumah tangga datangi Polresta Palembang, guna laporkan suami  yang kerap marah-marah dan memukul.  Jumat (2/12)

KDRT : Seorang ibu rumah tangga datangi Polresta Palembang, guna laporkan suami yang kerap marah-marah dan memukul. Jumat (2/12)

 

Palembang- Tak terima dianiaya sang suami, seorang ibu rumah tangga (IRT), Halmahera (39) warga Jalan Faqih Usman, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang mendatangi Mapolresta Palembang, Jum’at (2/12) sekitar pukul 14.00.

Kedatangan korban Halmahera, untuk membuat pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang atas perbuatan yang dilakukan HT (49) yang tak lain merupakan suaminya sendiri.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, kejadian berawal saat korban baru pulang dari mengantar anaknya sekolah sekitar pukul 06.30. Kemudian, saat tiba di rumahnya, ia melihat barang-barang berharga di dalam rumah tersebut sudah hilang.

Lantas, ia pun mempertanyakan perihal kehilangan barang-barang berharga tersebut kepada suaminya HT. Namun, bukan jawaban yang didapat malahan terlapor marah-marah yang langsung menampar pipi sebelah kirinya sebanyak tiga kali. “Awalnya itu, saya bertanya kemasan guci-guci yang ada di rumah. Tetapi, dia langsung marah-marah dan menampar saya sebanyak tiga kali,” ucap korban saat memberikan keterangan.

Akibat tamparan tersebut, korban mengalami luka memar di pelipis sebelah kiri. Selain itu, terlapor menampar Halmahera di depan anak-anak kandungnya. Atas kejadian itulah, korban melaporkan suaminya ke Polresta Palembang. “Saya curiga kalau dia yang menjual barang-barang itu, harganya cukup mahal karena guci lama. Dia sering menjual barang-barang di rumah, untuk beli narkoba. Sudah 23 tahun kami berumah tangga, tetapi saya sudah tidak tahan lagi, dia sudah sering berlaku kasar,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Marully Pardede mengatakan, sudah menerima laporan dari korban. Selanjutnya, berkas korban akan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Palembang. “Sudah kita terima dengan laporan kekerasan dalam rumah tangga dan akan segera ditindak lanjuti anggota kita,” singkat Marully. (korankito.com/denny)