99 Tim Mahasiswa Ikuti Kompetisi Jembatan Indonedia

KOMPETISI JEMBATAN: Satu dari 99 tim mahasiswa yang ikut Kompetisi Jembatan Indonesia memperkenalkan diri, Jumat (2/12). Foto/ Eja

KOMPETISI JEMBATAN: Satu dari 99 tim mahasiswa yang ikut Kompetisi Jembatan Indonesia memperkenalkan diri, Jumat (2/12). Foto/ Eja

Palembang – Sebanyak 99 tim mahasiswa perguruan tinggi (PT) se-Indonesia ikuti Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke- 8 dan Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke-12, di Graha Politeknik Sriwijaya (Polsri) Palembang, Jum’at (2/12).

“Untuk KBGI diikuti 38 tim dari 24 PT negeri dan swasta, sedangkan untuk KJI diikuti oleh 61 tim dari 28 PTN dan PTS se-Indonesia,” ungkap ketua pelaksana KBGI dan KJI Arfan Hasan.
Arfan mengatakan, kompetisi ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan minat mahasiswa dalam perancangan gedung dan jembatan dengan kreativitas berwawasan lingkungan dan kearifan lokal. “Setiap tim mengirimkan proposal pembangunan gedung dan jembatan beserta miniaturnya. Dengan syarat kedua bangunan tersebut harus kokoh, berwawasan lingkungan dan kearifan lokal serta tahan gempa,” ulasnya.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Polsri Ahmad Taqwa, ini adalah progam dari Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenriset Dikti) dimana untuk gelaran KBGI merupakan kompetisi ke-8 dan KJI adalah gelaran ke-12.
“Kami sangat menyambut baik para peserta dan mendukung adanya kompetisi ini, karena dapat memotivasi mahasiswa untuk membuat gedung, jembatan maupun bangunan lainnya yang kokoh dan berwawasan lingkungan serta mengandung unsur kearifan lokal,” tambah Ahmad.(korankito.com/Eja)