Bisa Dipercaya

Polda Sumsel Antisipasi Pergerakan Massa Aksi 212

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Foto/Kardo
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Foto/Kardo

 

Palembang – Meskipun belum ada laporan mengenai aksi demo yang akan dilakukan di Palembang menjelang aksi damai bela Islam jilid III pada 2 Desember 2016 atau aksi 212. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi demi kenyamanan masyarakat.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Iskandar MZ menegaskan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan terkait demo bertepatan dengan rencana aksi damai di Jakarta. Sebab, hal ini berbeda dengan aksi serupa pada 4 November 2016 yang terdapat puluhan ribu peserta aksi turun ke jalan terkait kasus penistaan. “Kita belum mendapat laporan terkait aksi unjuk rasa di Palembang untuk besok, tapi seperti instruksi Kapolda, jika kita harus tetap siaga dan memperketat keamanan” ungkap Iskandar, Kamis (1/12).

Berita Sejenis
1 daripada 3

Selain itu, pihaknya akan menyiagakan pasukan di sejumlah titik objek vital, seperti kantor pemerintahan dan pelayanan publik.

Sementara di Mapolda Sumsel sendiri disiagakan pasukan Sabhara dan Brimob. “Kita siagakan disejumlah titik, adapun jumlah pasukan yang disiagakan sesuai rumus operasi kekuatan personel dua pertiga. Tapi jumlah itu tidak harus digerakkan semuanya, ada yang disiagakan,” jelasnya.

Selain disejumlah titik yang disebutkan, Polda Sumsel juga menurunkan personel di setiap jalur perlintasan yang menjadi akses utama massa yang berangkat menuju Jakarta untuk mengamankan dan menertibkan lalulintas. Sebab penyiagaan tersebut dilakukan untuk memastikan rombongan massa yang berangkat ke Jakarta tidak mengganggu aktivitas warga di jalan raya. “Kita juga akan menyiagakan anggota kesejumlah arus dimana para pengunjuk rasa asal Sumsel akan berangkat ke Jakarta. Hal ini bertujuan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tukasnya.(korankito.com/kardo).